Senat AS Sukses Hindari Shutdown Meski Defisit dan Perpecahan Politik Memanas
Finansial
Kebijakan Fiskal
15 Mar 2025
296 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Senat AS berhasil menghindari penutupan pemerintah dengan meloloskan resolusi berkelanjutan.
Meskipun ada dukungan dari beberapa Demokrat, banyak yang merasa tidak puas dengan isi resolusi tersebut.
Defisit anggaran yang terus meningkat menjadi perhatian serius bagi para ekonom dan pembuat kebijakan.
Washington berhasil menghindari penutupan pemerintah setelah minggu yang penuh ketegangan. Pada hari Jumat, Senat AS melakukan pemungutan suara untuk melanjutkan RUU resolusi berkelanjutan (CR) yang akan menjaga pemerintah tetap buka hingga 30 September. RUU ini didukung oleh 10 senator Demokrat dan sebagian besar senator Republik, meskipun ada beberapa penolakan. Pemimpin Demokrat, Chuck Schumer, menyatakan bahwa meskipun RUU ini tidak ideal, lebih baik daripada membiarkan Donald Trump mendapatkan lebih banyak kekuasaan melalui penutupan pemerintah.
RUU ini akan meningkatkan pengeluaran untuk pertahanan dan imigrasi, tetapi juga akan mengurangi anggaran untuk program lain. Meskipun ada kekhawatiran tentang utang negara yang terus meningkat, pemungutan suara ini menunjukkan bahwa para pemimpin politik harus membuat keputusan sulit untuk menjaga pemerintah tetap berjalan. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan ketegangan perdagangan, para pemimpin berharap untuk menghindari masalah lebih lanjut di masa depan.
Analisis Ahli
Maya MacGuineas
Situasi defisit yang terus membengkak bukan hanya risiko ekonomi, tapi sudah menjadi ancaman keamanan nasional yang harus segera ditangani dengan reformasi fiskal bertanggung jawab.
