Chuck Schumer dan Senat AS Hindari Shutdown Lewat Persetujuan Anggaran Sementara
Finansial
Kebijakan Fiskal
14 Mar 2025
130 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Chuck Schumer menghadapi kritik dari Demokrat setelah memilih untuk mendukung RUU pengeluaran.
Senat berhasil menghindari shutdown dengan dukungan bipartisan.
RUU pengeluaran mempertahankan tingkat pengeluaran yang ada dan menambah dana untuk beberapa program.
Sepuluh senator Demokrat bergabung dengan mayoritas Republik untuk melanjutkan pemungutan suara mengenai undang-undang pengeluaran sementara, yang membantu menghindari penutupan pemerintah. Pemimpin Minoritas Chuck Schumer menghadapi kemarahan dari partainya karena memilih untuk mendukung undang-undang tersebut, sementara banyak Demokrat ingin memaksa penutupan sebagai protes terhadap pemotongan anggaran besar oleh Presiden Trump dan Elon Musk. Pemungutan suara kunci menunjukkan hasil 62-38, dengan Sen. Rand Paul sebagai satu-satunya Republikan yang memilih "tidak".
Undang-undang ini akan membiayai pemerintah hingga 30 September dan mempertahankan tingkat pengeluaran 2024, dengan tambahan dana untuk pertahanan dan hampir Rp 8.35 triliun ($500 juta) untuk Imigrasi dan Penegakan Hukum. Meskipun ada protes dari anggota progresif di DPR, Schumer berhasil mendapatkan dukungan dari anggota moderat dan Demokrat yang akan pensiun. Keputusan Schumer untuk mendukung undang-undang ini juga mendapat pujian dari Trump, yang menyebutnya sebagai langkah yang "baik dan cerdas".
Analisis Ahli
Norm Ornstein
Langkah Schumer mencerminkan tekanan besar dari realitas politik di Washington, dimana kompromi sering kali menjadi satu-satunya solusi untuk menghindari shutdown dan kerugian ekonomi.Ezra Klein
Ini adalah contoh konflik antara idealisme progresif dan pragmatisme politik moderat yang biasa terjadi dalam konstelasi partai besar Amerika Serikat.