Euro Menguat, Pasar Saham Fluktuasi Akibat Konflik Ukraina dan Tarif AS
Bisnis
Ekonomi Makro
12 Mar 2025
133 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Euro menguat seiring dengan perkembangan positif dalam konflik Ukraina.
Ketidakpastian terkait tarif AS berdampak negatif pada pasar saham dan sektor perjalanan.
Kebijakan perdagangan Trump menciptakan tantangan bagi pertumbuhan ekonomi AS.
Euro menguat ke level tertinggi dalam lima bulan pada hari Rabu setelah Ukraina menyatakan kesediaannya untuk menerima gencatan senjata selama sebulan. Pasar saham mengalami fluktuasi karena adanya rencana tarif AS yang tidak menentu dan kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi di AS. Sementara itu, dolar AS melemah dan obligasi pemerintah AS mengalami kenaikan. Saham-saham di sektor perjalanan turun setelah Delta Air Lines memangkas proyeksi laba, dan beberapa perusahaan ritel juga melaporkan hasil yang mengecewakan.
Di pasar Asia, indeks saham MSCI naik 0,2%, dengan pasar di Hong Kong dan China stabil. Namun, saham di Wall Street mengalami penurunan sekitar 0,8% setelah Presiden Donald Trump mengancam untuk menggandakan tarif baja dan aluminium, tetapi kemudian mundur dari ancaman tersebut. Data inflasi AS untuk bulan Februari juga akan dirilis, meskipun diperkirakan belum menunjukkan dampak dari tarif yang baru diterapkan.
Analisis Ahli
Catriona Burns
Tarif dan ketidakpastian kebijakan membuat keputusan investasi sulit dan dapat berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi jangka pendek di AS.