Melemahnya Dolar AS Bikin China Kurangi Intervensi Yuan Secara Perlahan
Bisnis
Ekonomi Makro
11 Mar 2025
160 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
PBOC mengurangi dukungan terhadap yuan seiring dengan melemahnya dolar AS.
Kebijakan tarif Donald Trump berpengaruh besar terhadap nilai tukar yuan.
PBOC diharapkan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar yuan di tengah ketidakpastian ekonomi.
Doubts tentang keunggulan AS memberikan China kesempatan untuk tidak terlalu mempertahankan mata uangnya, yuan. Kekuatan yuan memungkinkan Bank Sentral China (PBOC) untuk mengurangi dukungan melalui tingkat referensi harian. Selisih antara tingkat referensi harian dan perkiraan menyusut, menunjukkan bahwa dukungan resmi untuk yuan mulai melemah. Sebelumnya, kekhawatiran tentang ekonomi China dan tarif dari AS membuat yuan melemah, tetapi sekarang yuan mendekati level tertinggi dalam empat bulan karena dolar AS melemah akibat kekhawatiran tentang kebijakan tarif Presiden Donald Trump.
PBOC telah membatasi penurunan yuan tahun ini melalui tingkat referensi harian, yang membatasi pergerakan yuan di pasar. Meskipun ada tekanan untuk melemahkan yuan sebagai respons terhadap tarif AS, PBOC memilih untuk mempertahankan dukungan mata uangnya. Para analis memperkirakan bahwa PBOC akan terus menjaga tingkat referensi di bawah 7.2000, mengingat ketidakpastian mengenai kebijakan tarif Trump dan jalur pemotongan suku bunga Federal Reserve.
Analisis Ahli
Ken Cheung
Penurunan perbedaan antara referensi nilai dan estimasi menunjukkan tekanan pelemahan yuan mulai berkurang, dan dolar menjadi faktor utama penggerak yang mempengaruhi aksi PBOC.Carie Li
PBOC diharapkan tetap menjaga nilai tukar yuan di bawah level 7.2000 karena ketidakpastian besar masih ada akibat kebijakan tarif Trump dan jalur pemotongan suku bunga The Fed.