Trump Salah Kritik, Yuan China Justru Tunjukkan Ketahanan dan Stabilitas
Bisnis
Ekonomi Makro
04 Mar 2025
111 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Kritik Trump terhadap kebijakan nilai tukar China tidak didukung oleh data pasar.
PBOC berfokus pada stabilitas mata uang untuk mencegah dampak negatif pada ekonomi domestik.
Perbaikan sentimen pasar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi China dan nilai yuan.
Presiden AS Donald Trump mengkritik kebijakan nilai tukar China, tetapi kritik tersebut tampaknya tidak berdasar. Meskipun nilai yuan turun 1,4% tahun ini, yuan masih lebih kuat dibandingkan dengan mata uang negara mitra dagangnya. Bank Sentral China (PBOC) berusaha menjaga stabilitas yuan dan telah mengambil langkah-langkah untuk menarik aliran dolar ke negara tersebut, termasuk menjual dolar untuk mendukung nilai yuan.
Beberapa ahli, seperti Carol Kong dari Commonwealth Bank of Australia, mengatakan bahwa pernyataan Trump bisa membuat China dan Jepang berusaha menurunkan nilai mata uang mereka agar tidak dikenakan tarif yang lebih tinggi. Sementara itu, Goldman Sachs memperkirakan bahwa perkembangan positif di sektor teknologi China dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperbaiki proyeksi nilai yuan.
Analisis Ahli
Carol Kong
Kebijakan penguatan yuan mungkin akan dimanfaatkan sebagai strategi negosiasi untuk menghindari kenaikan tarif Amerika Serikat.