Pasar Saham Turun Tajam Karena Ketidakpastian Tarif dan Ancaman Resesi AS
Bisnis
Ekonomi Makro
10 Mar 2025
38 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Pernyataan Donald Trump tentang resesi menyebabkan penurunan pasar saham.
Ketidakpastian akibat kebijakan tarif dapat merugikan aktivitas ekonomi.
NBER memberikan definisi resmi tentang resesi yang penting untuk pemahaman ekonomi.
Futures saham AS turun pada hari Senin setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa ekonomi AS akan mengalami "periode transisi" dan tidak menutup kemungkinan terjadinya resesi. Dalam wawancara di Fox News, Trump menyatakan bahwa ada ketidakpastian terkait kebijakan tarif yang sering berubah-ubah. Dia mengancam akan menaikkan tarif impor dari Kanada dan Meksiko, serta meningkatkan tarif untuk semua impor dari China dan produk baja dan aluminium. Hal ini menyebabkan kekhawatiran di pasar saham, dengan indeks Dow, S&P 500, dan Nasdaq semua mengalami penurunan.
Selain itu, ada tanda-tanda masalah lain dalam ekonomi, seperti meningkatnya pemecatan, perlambatan dalam perekrutan, menurunnya kepercayaan konsumen, dan inflasi yang meningkat. Resesi biasanya didefinisikan sebagai dua kuartal berturut-turut dengan pertumbuhan produk domestik bruto yang negatif. Para ahli memperingatkan bahwa ketidakpastian ini dapat merusak aktivitas ekonomi dalam waktu dekat.
Analisis Ahli
David Bahnsen
Ketidakpastian dan spekulasi terkait tarif akan terus melemahkan aktivitas ekonomi selama satu atau dua kuartal, dan akhirnya berujung pada kesepakatan yang membuat orang bertanya-tanya kenapa harus melalui proses yang rumit ini.