Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kebijakan Tarif Trump Picu Kekhawatiran Resesi Dan Anjloknya Pasar Saham

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
11 Mar 2025
2897 dibaca
1 menit
Kebijakan Tarif Trump Picu Kekhawatiran Resesi Dan Anjloknya Pasar Saham

TLDR

Kebijakan tarif Trump dapat berpotensi menyebabkan resesi dan inflasi.
Reaksi pasar saham menunjukkan ketidakpastian terhadap kebijakan ekonomi yang diusulkan.
Analisis dari ekonom terkemuka memberikan wawasan tentang risiko yang dihadapi ekonomi AS.
Presiden Donald Trump menghadapi tekanan untuk menunjukkan rencana yang jelas untuk pertumbuhan ekonomi setelah pasar saham mengalami penurunan tajam akibat ancaman tarifnya. Dia dijadwalkan memberikan pidato kepada Business Roundtable, sebuah asosiasi CEO, di mana dia sebelumnya menjanjikan pengurangan pajak untuk produsen domestik. Namun, rencana tarifnya terhadap beberapa negara dan produk dapat dianggap sebagai kenaikan pajak besar-besaran, yang membuat banyak orang khawatir tentang kemungkinan resesi.Ekonom Larry Summers memperkirakan kemungkinan resesi mencapai 50%. Dia menyatakan bahwa ketidakpastian dan fokus pada tarif telah mengurangi permintaan dan meningkatkan harga. Meskipun Trump berusaha meyakinkan publik bahwa tarif tersebut akan membawa kekayaan kembali ke Amerika, banyak yang tetap cemas, terlihat dari penurunan indeks saham S&P 500 yang signifikan. Meskipun ada sedikit harapan untuk pemulihan, kerugian besar dari hari sebelumnya masih membayangi pasar.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.