Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ketidakpastian Ekonomi dan Tarif Trump Membayangi Pasar Saham 2025

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
10 Mar 2025
234 dibaca
1 menit
Ketidakpastian Ekonomi dan Tarif Trump Membayangi Pasar Saham 2025

Rangkuman 15 Detik

Ketidakpastian di pasar saham meningkat akibat kebijakan tarif yang diterapkan oleh pemerintah.
Proyeksi untuk S&P 500 menunjukkan rentang hasil yang lebih luas, mencerminkan ketidakpastian yang lebih besar.
Meskipun ada kekhawatiran, beberapa analis masih optimis tentang pertumbuhan ekonomi di masa depan.
Para analis pasar saham di Wall Street mulai mengurangi prediksi optimis mereka untuk indeks S&P 500 pada tahun 2025. Hal ini terjadi setelah kebijakan tarif yang diterapkan oleh Presiden Donald Trump menimbulkan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi yang melambat. Meskipun belum ada yang mengubah prediksi secara drastis, banyak analis merasa semakin tidak yakin tentang arah pasar saham. Mereka memperkirakan bahwa indeks S&P 500 bisa bergerak antara target awal mereka dan serendah 5.200. Sebelumnya, banyak analis percaya bahwa kebijakan pro-pembangunan seperti pemotongan pajak akan mendorong pasar saham naik. Namun, dengan adanya tarif baru, mereka mulai meragukan optimisme tersebut. Meskipun ada penurunan dalam proyeksi, beberapa analis masih mempertahankan target harga mereka untuk S&P 500, karena data ekonomi terbaru menunjukkan bahwa ekonomi masih cukup kuat.

Analisis Ahli

Dubravko Lakos-Bujas
Menekankan bahwa volatilitas pasar akan tetap tinggi dan terdapat 'large standard error' pada target harga S&P 500 tahun 2025, menunjukkan ketidakpastian yang besar.
Michael Kantrowitz
Menyatakan bahwa saat ini tidak ada keyakinan tinggi dari analis, yang menggambarkan situasi pasar yang sangat tidak pasti dan berisiko.
Lori Calvasina
Mengurangi target harga terburuk S&P 500 dan memperingatkan tentang naiknya risiko penurunan harga saham hingga 14-20% akibat perubahan kondisi ekonomi dan inflasi.