Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Bergerak Naik Tapi Tertekan Tarif dan Produksi OPEC+

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
07 Mar 2025
181 dibaca
1 menit
Harga Minyak Bergerak Naik Tapi Tertekan Tarif dan Produksi OPEC+

AI summary

Kebijakan tarif Trump menciptakan ketidakpastian di pasar minyak global.
OPEC+ berencana untuk meningkatkan produksi minyak, yang dapat mempengaruhi harga.
Harga minyak Brent menunjukkan dukungan kuat di sekitar $70 per barel.
Minyak mengalami kenaikan harga pada hari Jumat, tetapi tetap berada di jalur penurunan terbesar dalam seminggu sejak akhir tahun lalu. Ketidakpastian akibat kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump terhadap mitra dagang utama membuat pasar global menjadi tidak stabil. Meskipun harga minyak Brent mendekati $70 per barel dan ada rencana AS untuk mengisi kembali cadangan minyak strategis, harga minyak AS tetap turun lebih dari 3% dalam seminggu.Rencana OPEC+ untuk meningkatkan produksi minyak pada bulan April juga menambah tekanan pada harga. Beberapa negara, termasuk Kanada, mulai mengalihkan pengiriman minyak ke Eropa karena ketidakpastian tarif, yang menyebabkan harga minyak mentah Kanada meningkat. Para analis mengatakan bahwa pasar minyak sangat dipengaruhi oleh berita tentang pertumbuhan ekonomi global dan permintaan minyak.

Experts Analysis

Arne Lohmann Rasmussen
Pasar minyak memperlihatkan sensitivitas tinggi terhadap berita pertumbuhan ekonomi global yang melemah dan permintaan yang berkurang, dengan level $70 sebagai support kunci yang sulit ditembus.
Editorial Note
Ketidakpastian kebijakan tarif perdagangan dari AS sangat mengganggu stabilitas pasar minyak dan membuat pelaku pasar sulit memprediksi tren jangka panjang harga minyak. Di sisi lain, respons OPEC+ dengan membuka kembali produksi justru menambah tekanan penurunan harga meski target harga sekitar $70 dianggap sebagai level support kuat.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.