Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Menguat Menghadapi Ancaman Perang Dagang dan Ketidakpastian Global

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
03 Mar 2025
4 dibaca
1 menit
Harga Minyak Menguat Menghadapi Ancaman Perang Dagang dan Ketidakpastian Global

AI summary

Kenaikan harga minyak dipicu oleh ketidakpastian terkait tarif perdagangan.
Tarif yang diterapkan oleh Trump dapat memicu perang dagang dan mempengaruhi pasar global.
Permintaan minyak tetap menjadi perhatian utama di tengah sanksi terhadap negara penghasil minyak.
Minyak mengalami kenaikan di awal minggu karena pasar bersiap menghadapi tarif yang akan diterapkan oleh Presiden Donald Trump terhadap mitra dagang utama AS, termasuk China. Harga minyak Brent naik di atas $73 per barel setelah mengalami penurunan terbesar sejak September, sementara minyak West Texas Intermediate diperdagangkan mendekati $70. Tarif ini dapat memicu perang dagang dan menambah ketidakpastian di pasar global. Permintaan minyak juga diperkirakan lemah, meskipun sanksi AS terhadap Rusia dan Iran telah mengganggu pasokan minyak mereka.Pasar juga akan memperhatikan komentar mengenai langkah-langkah stimulus dari China saat pertemuan politik besar mereka di Beijing. Delegasi akan berkumpul pada hari Rabu untuk membahas isu-isu penting.

Experts Analysis

Ian Bremmer (pakar geopolitik)
Ketegangan tarif perdagangan yang dipicu oleh kebijakan AS tidak hanya berdampak pada perekonomian domestik, tetapi juga akan memperlambat pertumbuhan ekonomi global, yang secara langsung menekan permintaan minyak dan energi.
Editorial Note
Ketegangan dagang ini bukan hanya soal tarif semata, tapi juga dampaknya yang memicu ketidakpastian besar di pasar komoditas seperti minyak. Dalam situasi ini, pelaku pasar harus mengantisipasi volatilitas yang tinggi dan mungkin melakukan diversifikasi risiko untuk melindungi aset mereka.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.