Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AS Dakwa Peretas Cina Dan Berikan Sanksi Atas Kampanye Spionase Siber

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
06 Mar 2025
1077 dibaca
1 menit
AS Dakwa Peretas Cina Dan Berikan Sanksi Atas Kampanye Spionase Siber

TLDR

AS menuduh sejumlah peretas Tiongkok terlibat dalam kampanye spionase global.
Perusahaan Anxun Information Technology dianggap sebagai pemain kunci dalam ekosistem peretasan Tiongkok.
Sanksi dikenakan terhadap perusahaan dan individu yang terlibat dalam pencurian data sensitif dari infrastruktur kritis AS.
Pada tanggal 5 Maret 2023, pemerintah Amerika Serikat mengumumkan dakwaan terhadap sejumlah peretas asal China yang diduga terlibat dalam pencurian data selama bertahun-tahun. Sepuluh orang dituduh bekerja sama untuk mencuri informasi dari berbagai target, termasuk lembaga pemerintah AS dan kementerian luar negeri beberapa negara. Delapan dari mereka bekerja untuk perusahaan teknologi China bernama Anxun Information Technology, atau i-Soon, yang disebut sebagai pemain kunci dalam ekosistem peretasan di China. Mereka juga menargetkan organisasi keagamaan di AS dan menjual akses ke email yang berhasil mereka hack.Selain itu, AS juga menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan teknologi asal Shanghai dan pemiliknya karena diduga mencuri dan menjual data dari jaringan infrastruktur kritis AS. Pemerintah China menanggapi dengan menolak sanksi tersebut dan menyatakan akan mengambil langkah-langkah untuk melindungi hak dan kepentingan perusahaan serta warganya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.