China Siap Tambah Stimulus untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Tekanan Tarif
Finansial
Kebijakan Fiskal
06 Mar 2025
217 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
China mempertimbangkan langkah stimulus tambahan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi.
Tantangan utama bagi ekonomi China adalah permintaan domestik yang lemah dan sektor properti yang bermasalah.
Pemerintah berencana untuk meluncurkan proyek besar untuk menarik investasi swasta di sektor-sektor kunci.
Pada tanggal 6 Maret, Menteri Keuangan China, Lan Foan, menyatakan bahwa pemerintah China mungkin akan mengambil langkah-langkah stimulus tambahan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan sekitar 5%. Ini disampaikan setelah pernyataan tahunan Perdana Menteri Li Qiang kepada para anggota parlemen. Lan mengatakan bahwa China memiliki ruang kebijakan yang cukup untuk menghadapi ancaman domestik dan eksternal terhadap pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah juga mengumumkan bahwa lebih banyak sumber daya fiskal akan digunakan pada tahun 2025 dibandingkan tahun lalu untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. Meskipun ada tantangan dari perang dagang dengan Amerika Serikat dan permintaan domestik yang lemah, pejabat perencanaan negara, Zheng Shanjie, optimis bahwa target pertumbuhan dapat tercapai. China berencana meluncurkan proyek besar di sektor-sektor penting seperti kereta api dan energi nuklir untuk menarik investasi swasta.