Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Saham Asia Menguat Setelah Penundaan Tarif Otomotif AS Dan Langkah Fiskal Jerman

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
06 Mar 2025
1183 dibaca
1 menit
Pasar Saham Asia Menguat Setelah Penundaan Tarif Otomotif AS Dan Langkah Fiskal Jerman

TLDR

Pasar saham Asia diperkirakan akan naik setelah penundaan tarif oleh Trump.
Reformasi fiskal di Jerman dapat mempengaruhi pasar obligasi secara signifikan.
China tetap berkomitmen untuk mencapai target pertumbuhan meskipun ada tantangan dari perang dagang.
Pasar saham Asia diperkirakan akan naik setelah Wall Street mengalami kenaikan, dipicu oleh keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menunda tarif baru pada mobil dari Meksiko dan Kanada. Indeks saham di Jepang, Australia, dan Hong Kong semuanya menunjukkan kenaikan. Di AS, indeks S&P 500 naik 1,1%, sementara indeks teknologi Nasdaq 100 naik 1,4%. Selain itu, nilai dolar AS turun 1% terhadap mata uang utama lainnya, dan yen Jepang menguat sekitar 0,6%.Di Eropa, obligasi Jerman mengalami penurunan tajam setelah pemerintah mengumumkan rencana pengeluaran besar untuk pertahanan dan infrastruktur. Yields obligasi Jerman naik 30 basis poin, yang merupakan lonjakan terbesar sejak 1990. Sementara itu, di Asia, beberapa data ekonomi penting akan dirilis, termasuk tingkat pengangguran di Filipina dan inflasi di Vietnam. Para trader juga memperkirakan pergerakan pasar yang signifikan menjelang laporan pekerjaan AS yang akan datang.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.