Bank of China Turunkan Eksposur di Komoditas Karena Risiko Harga Ekstrem
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
06 Mar 2025
288 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Bank of China International Holdings Ltd. mengurangi keterlibatan dalam bisnis komoditas akibat ketidakpastian harga.
Perusahaan telah melakukan pemangkasan karyawan di tim komoditasnya di Shanghai dan Beijing.
Dukungan manajemen untuk bisnis komoditas berkurang setelah kepergian Li Tong sebagai CEO.
Bank of China International Holdings Ltd. (BOCI), yang merupakan bagian dari Bank of China, sedang mengurangi keterlibatannya di sektor komoditas setelah mengalami pergerakan harga yang sangat tidak stabil dalam beberapa tahun terakhir. Mereka telah mengurangi jumlah klien di bisnis komoditasnya lebih dari dua pertiga dan melakukan pemecatan di tim komoditas di Shanghai dan Beijing. BOCI sebelumnya dikenal sebagai pelopor di pasar komoditas internasional, tetapi kini lebih berhati-hati, terutama setelah beberapa kejadian ekstrem yang merugikan, seperti masalah besar yang melibatkan posisi nikel Tsingshan Holding Group pada tahun 2022.
Meskipun BOCI mengurangi fokusnya pada klien logam, mereka tetap mempertahankan hubungan dengan perusahaan energi besar milik negara Tiongkok. Perubahan ini terjadi setelah CEO BOCI, Li Tong, pindah ke unit Bank of China di Hong Kong, yang membuat bisnis komoditas kehilangan dukungan dari manajemen senior. Namun, perubahan ini tidak akan mempengaruhi bisnis pembiayaan perdagangan Bank of China yang masih aktif dalam memberikan kredit untuk pedagang komoditas di seluruh dunia.
Analisis Ahli
Michael Pettis (Ekonom China)
Koreksi seperti ini adalah hal yang tepat karena pasar komoditas yang tidak stabil bisa membahayakan stabilitas keuangan bank dan memicu risiko sistemik di pasar China.