Pasar Global Respons Penundaan Tarif Otomotif dan Kebijakan Fiskal Jerman Baru
Bisnis
Ekonomi Makro
06 Mar 2025
171 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Kenaikan ekuitas Asia dipicu oleh penundaan tarif baru oleh Trump.
Reformasi fiskal yang diusulkan oleh Friedrich Merz dapat mengubah kebijakan pengeluaran Jerman.
Tiongkok tetap berkomitmen pada target pertumbuhan meskipun ada tantangan dari perang dagang.
Pasar saham Asia diperkirakan akan naik setelah Wall Street mengalami kenaikan, dipicu oleh keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menunda tarif baru pada mobil dari Meksiko dan Kanada. Indeks saham di Jepang, Australia, dan Hong Kong semua menunjukkan kenaikan. S&P 500 dan Nasdaq 100 juga mengalami kenaikan yang signifikan. Di sisi lain, nilai tukar dolar AS turun 1% terhadap mata uang utama lainnya, sementara yen Jepang menguat.
Di Eropa, obligasi Jerman mengalami penurunan tajam setelah pemerintah mengumumkan rencana pengeluaran besar untuk pertahanan dan infrastruktur. Hal ini menyebabkan imbal hasil obligasi Jerman naik tajam. Di Asia, beberapa data penting akan dirilis, termasuk tingkat pengangguran di Filipina dan keputusan suku bunga di Malaysia. Selain itu, pasar juga menantikan laporan pekerjaan AS yang akan dirilis pada hari Jumat.
Analisis Ahli
Jerome Powell
Kebijakan fiskal yang agresif di Eropa dan upaya China untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi menunjukkan bahwa pembuat kebijakan global sedang beradaptasi dengan kondisi ekonomi pasca-pandemi dan ketegangan geopolitik yang meningkat.Christine Lagarde
Langkah Jerman membuka jalan untuk pengeluaran fiskal yang lebih besar, yang dapat memberikan stimulus positif bagi ekonomi zona euro, meskipun berpotensi meningkatkan tekanan inflasi.