Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Saham AS Terperosok Setelah Tarif Trump Hancurkan Kenaikan Pasca Pemilu

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
04 Mar 2025
211 dibaca
1 menit
Pasar Saham AS Terperosok Setelah Tarif Trump Hancurkan Kenaikan Pasca Pemilu

AI summary

Kebijakan tarif Trump berdampak negatif pada pasar saham.
Sektor teknologi mengalami penurunan nilai yang signifikan setelah pemilihan.
Investor mulai beralih ke sektor yang lebih stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.
Setelah Donald Trump terpilih kembali sebagai Presiden, pasar saham Wall Street merayakannya dengan lonjakan nilai yang signifikan. Indeks S&P 500 naik lebih dari 5% dalam sebulan setelah pemilihan, menambah nilai sekitar $2,8 triliun. Namun, setelah Trump menerapkan tarif 25% pada barang dari Kanada dan Meksiko, serta meningkatkan tarif pada China, pasar saham mengalami penurunan. Indeks S&P 500 kini turun 5,9% dari rekor tertinggi yang dicapai pada Februari, dan banyak saham teknologi yang sebelumnya naik pesat kini mengalami kerugian besar.Investor mulai khawatir bahwa tarif ini dapat merugikan ekonomi, dan banyak yang menjual saham-saham yang sebelumnya dianggap menguntungkan. Sektor-sektor yang lebih stabil, seperti kesehatan dan kebutuhan sehari-hari, menunjukkan performa yang lebih baik, sementara teknologi dan barang konsumsi mengalami penurunan. Data menunjukkan bahwa ekonomi AS semakin rapuh, dan jika pasar saham terus turun, investor mungkin akan mencari dukungan dari pembuat kebijakan untuk mengembalikan kepercayaan mereka.

Experts Analysis

Dennis Debusschere
Tarif meningkatkan kemungkinan adanya siklus umpan balik negatif dalam ekonomi dan kebijakan ini tidak diperkirakan akan benar-benar diterapkan.
Max Wasserman
Pasar saat ini dinilai terlalu tinggi, dan pengenaan tarif telah membuat para trader kehilangan minat membeli saham dengan valuasi tinggi.
Editorial Note
Pasar saham bereaksi sangat sensitif terhadap kebijakan proteksionis yang mengganggu perdagangan global, dan ini menandakan bahwa investor mulai kehilangan kepercayaan terhadap janji stimulus ekonomi dari pemerintah terbaru. Jika Trump tidak menyesuaikan arah kebijakan dagangnya segera, Amerika bisa menghadapi penurunan ekonomi yang lebih dalam dengan dampak jangka panjang bagi pasar modal dan pertumbuhan domestik.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.