Saham Nvidia Turun Karena Kekhawatiran Tarif dan Pembatasan Ekspor Chip AI
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
03 Mar 2025
69 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Saham Nvidia mengalami penurunan akibat kekhawatiran tentang pengeluaran AI dan kebijakan tarif.
Mizuho memperkirakan dampak pembatasan ekspor chip terhadap pendapatan Nvidia bisa signifikan.
Meskipun tantangan yang ada, banyak analis tetap optimis tentang prospek jangka panjang Nvidia.
Saham Nvidia mengalami penurunan pada hari Senin, melanjutkan kerugian setelah laporan pendapatan minggu lalu. Penurunan ini disebabkan oleh kekhawatiran tentang pengeluaran untuk kecerdasan buatan (AI) dan ketidakpastian mengenai kebijakan tarif serta pembatasan ekspor chip AI. Analis dari Mizuho memperkirakan bahwa Nvidia bisa kehilangan pendapatan antara Rp 66.80 triliun ($4 miliar) hingga Rp 100.20 triliun ($6 miliar) di paruh kedua tahun ini akibat pembatasan baru yang mungkin diberlakukan oleh pemerintah.
Meskipun ada kekhawatiran ini, banyak analis tetap optimis terhadap saham Nvidia. Mereka percaya bahwa permintaan untuk chip AI akan terus tumbuh, dan mereka memperkirakan bahwa dampak dari pembatasan tersebut tidak akan terlalu besar. Rata-rata target harga dari 19 analis yang mengawasi saham ini adalah sekitar Rp 2.96 juta ($177) , yang menunjukkan potensi kenaikan lebih dari 50% dari harga saham saat ini.
Analisis Ahli
Mizuho analysts
Meski ada risiko pembatasan ekspor yang dapat mempengaruhi pendapatan Nvidia secara signifikan, kami memperkirakan dampak ini akan tetap terbatas dan permintaan AI akan terus mendukung pertumbuhan perusahaan.