Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Bergejolak karena Konflik Ukraina dan Ketegangan Perdagangan Global

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
03 Mar 2025
94 dibaca
1 menit
Harga Minyak Bergejolak karena Konflik Ukraina dan Ketegangan Perdagangan Global

AI summary

Harga minyak dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik dan kebijakan perdagangan.
Permintaan minyak global diperkirakan akan menurun, terutama di Cina.
Keputusan OPEC+ mengenai produksi akan sangat mempengaruhi pasar minyak di masa depan.
Minyak mengalami fluktuasi harga dalam sesi perdagangan yang tidak stabil, karena para pedagang mempertimbangkan situasi perang di Ukraina, tarif AS, dan stimulus dari China. Harga minyak Brent bergerak di sekitar $73 per barel setelah mencatatkan penurunan bulanan terbesar sejak September. Eropa sedang berusaha menyusun rencana untuk Ukraina setelah ketegangan antara Presiden Volodymyr Zelenskiy dan Donald Trump, sementara masa depan sanksi terhadap minyak Rusia masih tidak pasti. Di sisi lain, AS berencana untuk mengenakan tarif baru pada Kanada dan Meksiko, yang merupakan pemasok minyak utama, serta menggandakan tarif pada China.Saxo Bank menyatakan bahwa harga minyak tetap rendah karena kekhawatiran tentang perang dagang global yang dapat mempengaruhi permintaan, sementara pasokan minyak masih melimpah. Hedge fund juga telah mengurangi posisi beli mereka pada minyak mentah West Texas Intermediate ke level terendah sejak 2010. Selain itu, konsumsi gabungan bensin, diesel, dan kerosin di China diperkirakan akan turun, yang menambah sinyal negatif bagi pasar minyak.

Experts Analysis

Fatih Birol (Executive Director IEA)
Ketidakpastian geopolitik dan kebijakan perdagangan yang saling bertentangan dapat berdampak negatif pada pasokan dan permintaan energi global, memperkuat volatilitas pasar minyak dunia.
Editorial Note
Situasi ketegangan politik dan kebijakan tarif yang berlapis-lapis ini menciptakan tekanan besar bagi pasar minyak global, yang saat ini sudah rentan karena pasokan yang cukup melimpah. Faktor-faktor tersebut akan menurunkan kepercayaan investor dan permintaan minyak, sehingga memaksa OPEC+ untuk lebih agresif dalam penyesuaian produksi agar harga tidak jatuh terlalu dalam.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.