Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Naik Saat Dunia Khawatir Dampak Perang Dagang AS dan China

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
03 Mar 2025
57 dibaca
1 menit
Harga Minyak Naik Saat Dunia Khawatir Dampak Perang Dagang AS dan China

AI summary

Kenaikan harga minyak dipicu oleh ketidakpastian terkait tarif perdagangan.
Tarif yang diterapkan oleh Trump dapat memicu perang dagang dan mempengaruhi pasar global.
Pasar minyak menghadapi tantangan dari permintaan yang lesu meskipun ada sanksi terhadap negara penghasil minyak.
Minyak mengalami kenaikan di awal minggu seiring pasar bersiap menghadapi tarif yang akan diterapkan oleh Presiden Donald Trump terhadap mitra dagang utama AS, termasuk China. Harga minyak Brent naik di atas $73 per barel setelah mengalami penurunan terbesar sejak September, sementara minyak West Texas Intermediate diperdagangkan dekat $70. Tarif ini dapat memicu perang dagang dan menambah ketidakpastian di pasar global. Meskipun ada sanksi AS yang mengganggu aliran minyak dari Rusia dan Iran, permintaan minyak yang lemah tetap menjadi tantangan.Pasar juga akan memperhatikan komentar mengenai langkah-langkah stimulus dari China saat pertemuan politik terbesar tahun ini berlangsung di Beijing. Delegasi akan berkumpul pada hari Rabu untuk membahas isu-isu penting.

Experts Analysis

Fatih Birol (Direktur Eksekutif IEA)
Perang dagang memicu ketidakpastian besar terhadap permintaan minyak global, sehingga produsen perlu bersiap untuk volatilitas harga dan potensi penurunan permintaan jangka pendek.
Editorial Note
Kebijakan tarif Presiden Trump memang menciptakan turbulensi pasar minyak yang memperparah tren penurunan harga akibat lemahnya permintaan global. Keterlambatan atau pelonggaran tarif bisa jadi hanya solusi sementara karena konflik perdagangan ini masih berpotensi bereskalasi dan memperburuk prospek pasar energi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.