Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Emas Mendekati Rekor karena Ketegangan Dagang dan Prediksi Potongan Suku Bunga Fed

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
25 Feb 2025
178 dibaca
1 menit
Harga Emas Mendekati Rekor karena Ketegangan Dagang dan Prediksi Potongan Suku Bunga Fed

Rangkuman 15 Detik

Harga emas dipengaruhi oleh kebijakan moneter dan ketegangan perdagangan.
Potongan suku bunga Federal Reserve dapat meningkatkan permintaan untuk emas.
Ketidakpastian ekonomi global mendorong minat pada investasi yang aman seperti emas.
Harga emas mendekati rekor tertingginya karena semakin banyak orang percaya bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) akan menurunkan suku bunga lagi, mungkin secepat bulan Juli. Ketegangan perdagangan antara AS dan China juga meningkatkan permintaan untuk emas sebagai aset aman. Emas diperdagangkan kurang dari Rp 167.00 ribu ($10) dari harga tertinggi baru-baru ini, yaitu Rp 49.37 juta ($2,956) .19 per ons. Penurunan suku bunga membuat emas lebih menarik karena tidak membayar bunga. Selain itu, permintaan untuk obligasi pemerintah AS meningkat, yang menyebabkan imbal hasil obligasi turun. Ini juga mendukung harga emas. Investor kini menunggu laporan tentang inflasi yang akan dirilis pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang kebijakan moneter Federal Reserve. Saat ini, harga emas berada di Rp 49.27 juta ($2,950) .91 per ons, sementara harga perak dan platinum sedikit turun.

Analisis Ahli

Mohamed El-Erian
Kebijakan moneter global yang dovish kemungkinan akan meningkatkan permintaan emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian pasar.
Christine Lagarde
Ketegangan perdagangan internasional menambah risiko volatilitas ekonomi yang mendorong investor mencari aset safe haven seperti emas.