Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Harga Minyak Turun Karena Prospek Pasokan Iraq dan Ketidakpastian Perdamaian Ukraina

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
24 Feb 2025
121 dibaca
1 menit
Harga Minyak Turun Karena Prospek Pasokan Iraq dan Ketidakpastian Perdamaian Ukraina

AI summary

Harga minyak dipengaruhi oleh pasokan dari Irak dan situasi di Ukraina.
Donald Trump berusaha untuk mengakhiri konflik di Ukraina melalui pemilihan umum.
OPEC mungkin akan menunda rencana peningkatan produksi minyak karena surplus di pasar.
Harga minyak mengalami penurunan karena adanya kemungkinan peningkatan pasokan dari Irak. Irak berencana untuk mengirim 185.000 barel minyak per hari dari wilayah Kurdistan jika pipa ke Turki mulai beroperasi lagi. Sementara itu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, menyatakan kesediaannya untuk mengundurkan diri demi perdamaian di negaranya. Hal ini terjadi di tengah upaya Presiden AS, Donald Trump, untuk mengakhiri perang di Ukraina dan membuka pembicaraan dengan Rusia.Pasar minyak saat ini tidak stabil, dengan harga minyak Brent stabil di atas $74 per barel dan West Texas Intermediate (WTI) sempat turun di bawah $70. Banyak trader dan analis memperkirakan OPEC dan sekutunya akan menunda rencana peningkatan produksi minyak karena pasar mungkin mengalami surplus. Ketidakpastian mengenai situasi di Ukraina dan permintaan minyak yang lemah dari China juga menjadi faktor yang mempengaruhi harga minyak saat ini.

Experts Analysis

Chris Weston
Pasar minyak penuh ketidakpastian, khususnya terkait potensi gencatan senjata di Ukraina, sehingga harga cenderung mengikuti data ekonomi dan kondisi fisik pasar yang kurang ketat.
Editorial Note
Situasi pasar minyak saat ini sangat rentan terhadap perkembangan geopolitik yang cepat dan ketidakpastian ekonomi global, terutama dari kebijakan proteksionis AS dan dinamika konflik Ukraina-Rusia. Ketidakpastian ini membuat para pelaku pasar menahan diri, sehingga harga minyak mempertahankan level yang lebih rendah dan volatilitas tinggi diperkirakan masih akan berlanjut.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.