Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pemutusan Kerja Massal Di Keamanan Siber Pemerintah Picu Kekurangan SDM Kritis

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
21 Feb 2025
1376 dibaca
1 menit
Pemutusan Kerja Massal Di Keamanan Siber Pemerintah Picu Kekurangan SDM Kritis

TLDR

Pemecatan pegawai cybersecurity dapat meningkatkan risiko serangan siber.
Kekurangan tenaga kerja di bidang cybersecurity sudah berlangsung selama lebih dari 10 tahun.
Perusahaan swasta mungkin akan merekrut pegawai yang dipecat dari pemerintah untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja.
Pada bulan pertama pemerintahan Trump yang baru, banyak pegawai di bidang keamanan siber pemerintah dipecat, yang menyebabkan kekacauan di Washington. Pemangkasan pegawai ini bisa membuat peretas dari negara lain lebih berani menyerang Amerika Serikat dan membuat perusahaan-perusahaan di AS kurang terlindungi. Beberapa lembaga yang terkena dampak termasuk Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur. Para ahli mengatakan bahwa pemecatan massal ini sangat bermasalah karena industri keamanan siber sudah kekurangan tenaga kerja dan banyak pegawai yang merasa kelelahan.Meskipun situasi mulai stabil, banyak posisi penting di tim keamanan siber federal masih kosong. Beberapa pegawai yang dipecat mungkin akan pindah ke perusahaan swasta yang mencari bakat-bakat baru. Hal ini membuat kekhawatiran bahwa perusahaan-perusahaan swasta akan cepat merekrut pegawai yang terampil dari pemerintah, yang bisa memperburuk kekurangan tenaga kerja di bidang keamanan siber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.