Pemotongan Anggaran Keamanan Siber Trump Picu Kekhawatiran di New York
Teknologi
Keamanan Siber
29 Jul 2025
226 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pemotongan anggaran keamanan siber oleh administrasi Trump dapat membahayakan keamanan nasional.
Negara bagian New York mengambil langkah-langkah proaktif untuk meningkatkan keamanan siber meskipun ada tantangan dari pemerintah federal.
Kerjasama antara negara bagian dan pemerintah federal sangat penting untuk melindungi infrastruktur kritis dan keamanan siber.
Pada masa awal pemerintahan Trump, terjadi pemotongan besar-besaran anggaran dan staf yang berkaitan dengan keamanan siber di pemerintah federal Amerika Serikat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terutama di negara bagian New York, yang merasa pengurangan ini berpotensi membahayakan keamanan siber nasional dan infrastruktur penting.
Colin Ahern, pejabat keamanan siber New York, mengungkapkan bahwa pemangkasan anggaran ini melemahkan kemampuan badan keamanan seperti CISA yang bertanggung jawab melindungi jaringan pemerintah dan infrastruktur kritis. Selain itu, anggaran yang berkurang lebih dari 1,2 miliar dolar justru disalurkan untuk operasi siber ofensif di luar negeri.
Selain upaya federal yang menurun, New York terus aktif dalam melindungi diri mereka sendiri. Gubernur Kathy Hochul mengeluarkan regulasi baru yang mewajibkan pelatihan keamanan siber bagi pegawai pemerintah dan pelaporan cepat terhadap insiden cyber. Negara bagian juga mengajukan permohonan dana melalui program Homeland Security Grant untuk memperkuat keamanan infrastruktur.
New York pun menginisiasi pembukaan kantor baru di New York City khusus untuk mengumpulkan ahli teknologi dan keamanan siber, termasuk mereka yang kehilangan pekerjaan akibat kebijakan federal. Hal ini menunjukkan komitmen negara bagian untuk memperkuat pertahanan siber secara mandiri.
Meskipun tantangan dari pemerintah pusat, upaya kolaborasi lintas negara bagian dan pemerintah lokal terus dilakukan agar keamanan siber bisa dipertahankan dan ditingkatkan. New York tetap berusaha menjadi pusat budaya, keuangan, dan ekonomi dengan sistem keamanan yang tangguh dan adaptif.
Analisis Ahli
Colin Ahern
Pemangkasan besar-besaran dari pemerintah pusat melemahkan pertahanan nasional dan menempatkan negara pada risiko yang tidak semestinya, sementara kerjasama lintas lembaga dan negara bagian adalah kunci untuk menciptakan ketahanan yang efektif.

