TLDR
Pemotongan anggaran keamanan siber oleh pemerintahan Trump dapat meningkatkan risiko serangan siber. Negara bagian New York berupaya untuk meningkatkan keamanan siber meskipun ada tantangan dari pemerintah federal. Legislasi baru di New York bertujuan untuk memperkuat pelatihan keamanan siber dan pelaporan insiden. Pemerintahan Trump melakukan pemotongan besar anggaran serta personel di bidang keamanan siber, yang memicu kekhawatiran di kalangan ahli dan pejabat terkait risiko ancaman siber meningkat di Amerika Serikat.Di antara pemotongan tersebut, CISA kehilangan lebih dari seratus staf dan mengalami pengurangan anggaran mencapai $135 juta, sementara dana dialihkan untuk operasi siber ofensif di luar negeri.New York, sebagai salah satu negara bagian yang aktif, berusaha bangkit dengan menandatangani undang-undang yang mewajibkan pelatihan keamanan siber bagi pegawai pemerintah dan pelaporan cepat jika terjadi serangan siber.Gubernur Kathy Hochul juga meminta dana segera dari program hibah keamanan Homeland Security Grant Program untuk memperkuat infrastruktur kritis di negara bagian seperti sistem air dan energi.Selain itu, New York membuka kantor baru berisi tenaga ahli keamanan siber untuk memperkuat pertahanan siber lokal serta merekrut staf yang terkena dampak pemutusan kerja di tingkat federal.