Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kepercayaan Konsumen Anjlok, High Street Inggris Terancam Krisis Besar

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
20 Feb 2025
88 dibaca
1 menit
Kepercayaan Konsumen Anjlok, High Street Inggris Terancam Krisis Besar

Rangkuman 15 Detik

Kepercayaan konsumen di Inggris mencapai titik terendah, mempengaruhi sektor ritel.
Perubahan pajak dan biaya baru dapat menyebabkan PHK di banyak perusahaan.
Kebijakan yang diusulkan oleh Labour Party dapat menambah tekanan pada perusahaan dan mempengaruhi keputusan perekrutan.
Kepercayaan konsumen di Inggris mengalami penurunan yang signifikan, mencapai titik terendah baru di -37, menurut survei dari British Retail Consortium (BRC) dan Opinium. Banyak pemilik toko bersiap untuk menaikkan harga dan memotong pekerjaan untuk mengatasi biaya tambahan dari anggaran pemerintah, termasuk kenaikan National Insurance dan pajak daur ulang. Hal ini menyebabkan kekhawatiran bahwa semakin banyak perusahaan akan melakukan pemutusan hubungan kerja, dengan 33% pemilik usaha kecil mengharapkan pemotongan pekerjaan. Perubahan kebijakan yang direncanakan oleh Partai Buruh terkait hak-hak pekerja juga menambah tekanan pada perusahaan, terutama di sektor ritel yang merupakan pemberi kerja terbesar di Inggris. Beberapa perusahaan besar, seperti Sainsbury's dan Morrisons, sudah mulai mengumumkan rencana pemotongan pekerjaan, dan diperkirakan akan ada sekitar 300.000 pekerjaan yang hilang di jalanan dalam tiga tahun ke depan. Pemerintah sedang mempertimbangkan perubahan pajak properti untuk membantu memperbaiki kondisi di jalanan.

Analisis Ahli

Helen Dickinson
Pentingnya menyeimbangkan beban biaya pada ritel agar harga konsumen tetap stabil dan bisnis dapat bertahan di tengah tekanan pajak dan regulasi.
Tina McKenzie
Reformasi hak pekerja tanpa pendekatan yang realistis dapat memperparah kerentanan perusahaan kecil dalam mempekerjakan staf dan mempertahankan operasional.
Lord Wolfson
Kenaikan biaya wajib karyawan memaksa sektor ritel untuk segera meningkatkan produktivitas atau menghadapi risiko pengurangan tenaga kerja.