Sam Altman Akui DeepSeek Tantang ChatGPT, Siap Bertemu di Luar AI Summit
Teknologi
Kecerdasan Buatan
11 Feb 2025
157 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Sam Altman mengakui kompetisi dari perusahaan AI baru seperti DeepSeek.
DeepSeek menunjukkan bahwa perusahaan AI dari China dapat bersaing dengan raksasa teknologi AS.
Kemunculan DeepSeek dapat mempengaruhi pasar teknologi dan investasi di sektor AI.
CEO OpenAI, Sam Altman, mengakui bahwa perusahaan AI asal China, DeepSeek, telah melakukan pekerjaan yang baik dalam menciptakan chatbot yang kini bersaing dengan ChatGPT. Altman menyatakan bahwa ia akan bertemu dengan tim DeepSeek, tetapi pertemuan tersebut tidak akan berlangsung di AI Action Summit di Paris, di mana ia juga akan hadir. Munculnya DeepSeek bulan lalu mengejutkan industri AI dan menyebabkan penurunan saham teknologi di AS, karena chatbot tersebut menunjukkan performa yang dapat menyaingi ChatGPT.
DeepSeek dikembangkan dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan miliaran dolar yang dihabiskan OpenAI untuk platformnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan perusahaan AI asal AS untuk tetap dominan di pasar. Altman mengaku terkejut dengan waktu kemunculan DeepSeek, meskipun ia tidak terkejut dengan adanya pesaing baru di industri ini.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kemampuan perusahaan seperti DeepSeek menunjukkan bahwa investasi besar bukan satu-satunya jalan untuk inovasi dalam AI; efisiensi dan pendekatan baru juga sangat penting.

