Rahul Mewawalla adalah CEO dan Presiden Mawson Infrastructure Group, sebuah perusahaan infrastruktur digital yang terdaftar di NASDAQ. Saat ini, penggunaan kecerdasan buatan (AI) di berbagai industri semakin meningkat, dengan pengeluaran global untuk AI diperkirakan akan lebih dari dua kali lipat menjadi $632 miliar pada tahun 2028. Perusahaan-perusahaan besar mulai menunjukkan dampak positif dari AI, seperti sistem deteksi penipuan yang mengurangi kesalahan hingga 80% dan manajemen inventaris yang mengurangi barang habis stok hingga 30%. Namun, untuk mengadopsi AI secara efektif, perusahaan perlu melakukan transformasi organisasi yang mendalam.Perusahaan harus memprioritaskan penggunaan AI dengan memulai dari kasus yang berdampak tinggi dan kompleksitas rendah, serta membangun sistem yang dapat menangani pertumbuhan cepat. Selain itu, penting untuk memiliki tim lintas fungsi yang menggabungkan keahlian bisnis dan teknis, serta proses yang jelas untuk mengevaluasi dan menerapkan solusi AI. Dengan pendekatan yang tepat, perusahaan dapat memastikan bahwa mereka tetap kompetitif dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan mereka.
Transformasi AI kini sudah melewati tahap eksperimental dan menjadi fondasi utama dalam operasi bisnis modern. Organisasi yang lambat beradaptasi akan kesulitan bersaing karena kecepatan dan efisiensi AI dalam menghasilkan nilai nyata sudah menjadi kebutuhan bisnis yang tidak dapat diabaikan.