Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Transformasi AI dari Eksperimen ke Infrastruktur Bisnis yang Menghasilkan Pendapatan

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (1y ago) artificial-intelligence (1y ago)
05 Feb 2025
33 dibaca
1 menit
Transformasi AI dari Eksperimen ke Infrastruktur Bisnis yang Menghasilkan Pendapatan
Rahul Mewawalla adalah CEO dan Presiden Mawson Infrastructure Group, sebuah perusahaan infrastruktur digital yang terdaftar di NASDAQ. Saat ini, penggunaan kecerdasan buatan (AI) di berbagai industri semakin meningkat, dengan pengeluaran global untuk AI diperkirakan akan lebih dari dua kali lipat menjadi Rp 10.55 quadriliun ($632 miliar) pada tahun 2028. Perusahaan-perusahaan besar mulai menunjukkan dampak positif dari AI, seperti sistem deteksi penipuan yang mengurangi kesalahan hingga 80% dan manajemen inventaris yang mengurangi barang habis stok hingga 30%. Namun, untuk mengadopsi AI secara efektif, perusahaan perlu melakukan transformasi organisasi yang mendalam. Perusahaan harus memprioritaskan penggunaan AI dengan memulai dari kasus yang berdampak tinggi dan kompleksitas rendah, serta membangun sistem yang dapat menangani pertumbuhan cepat. Selain itu, penting untuk memiliki tim lintas fungsi yang menggabungkan keahlian bisnis dan teknis, serta proses yang jelas untuk mengevaluasi dan menerapkan solusi AI. Dengan pendekatan yang tepat, perusahaan dapat memastikan bahwa mereka tetap kompetitif dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan mereka.

Analisis Ahli

Nathan Benaich
Retention rate yang meningkat menunjukkan bahwa AI kini bukan hanya alat coba-coba, melainkan telah menjadi komponen penting dalam operasi bisnis dan keberhasilan perusahaan.
Rahul Mewawalla
Pendekatan pragmatis dan berbasis hasil adalah kunci agar investasi AI tidak sia-sia dan dapat mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.