Kecerdasan buatan (AI) berfungsi sebagai konsumen dan produsen data, yang membuatnya sangat penting dalam dunia teknologi saat ini. AI membutuhkan banyak data untuk mengenali pola dan memberikan wawasan yang berguna. Perusahaan seperti Nutanix mengamati bahwa penggunaan AI generatif sudah mulai mempengaruhi cara kita membangun infrastruktur komputasi awan. Meskipun banyak organisasi ingin menggunakan AI untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, mereka juga menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan AI dengan infrastruktur TI yang sudah ada.Banyak perusahaan percaya bahwa proyek AI generatif dapat memberikan keuntungan dalam jangka waktu dua hingga tiga tahun, meskipun mereka juga mengharapkan biaya TI mereka meningkat. Nutanix mencatat bahwa hampir semua organisasi setuju bahwa penggunaan kontainer aplikasi adalah standar baru dalam infrastruktur, yang cocok untuk aplikasi AI generatif. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah mengubah proyek AI dari tahap pengembangan ke produksi, terutama dalam hal integrasi dengan sistem yang sudah ada. Meskipun ada banyak minat dalam AI, masih ada kekurangan keterampilan dalam membangun dan mengelola teknologi ini, sehingga penting untuk mengembangkan kemampuan ini secara bertahap.
Transformasi infrastruktur TI yang mendukung AI generatif adalah sebuah kebutuhan mendesak yang tidak boleh diabaikan oleh organisasi manapun. Kunci keberhasilan ada pada kemampuan mereka untuk mengintegrasikan solusi cloud-native dan containerisasi secara menyeluruh agar dapat mengatasi tantangan skala dan biaya yang ada.