Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Alasan Mengapa 95% Perusahaan Gagal Menerapkan AI Generatif untuk Untung Cepat

Teknologi
Kecerdasan Buatan
YahooFinance YahooFinance
18 Agt 2025
62 dibaca
2 menit
Alasan Mengapa 95% Perusahaan Gagal Menerapkan AI Generatif untuk Untung Cepat

Rangkuman 15 Detik

Sebagian besar inisiatif AI generatif di perusahaan gagal memberikan dampak finansial yang signifikan.
Pembelian alat AI dari vendor khusus lebih berhasil dibandingkan pembangunan internal.
Pentingnya integrasi yang baik dan pemberdayaan manajer lini dalam penerapan teknologi AI.
Banyak perusahaan saat ini berlomba-lomba mengadopsi teknologi AI generatif dengan harapan bisa meningkatkan pendapatan secara cepat. Namun, riset dari MIT NANDA menunjukkan bahwa hampir semua inisiatif AI di perusahaan besar dan banyak startup gagal mencapai hasil signifikan. Hanya sekitar 5% dari proyek percontohan AI ini yang berhasil membawa lonjakan pendapatan dengan cepat. Salah satu penyebab utama kegagalan tersebut adalah kesenjangan pembelajaran antara penggunaan alat AI dan cara mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam proses kerja perusahaan secara efektif. Eksekutif sering kali menyalahkan regulasi atau performa model, tetapi sebenarnya masalah utama terletak pada cara perusahaan menggabungkan AI ke dalam sistem mereka. Startup yang dipimpin oleh pemuda berusia 19-20 tahun justru berhasil menaikkan pendapatan hingga 20 juta dolar AS dalam satu tahun dengan fokus pada satu masalah spesifik dan membangun kemitraan yang cerdas. Di sisi lain, sebagian besar perusahaan besar mengalokasikan lebih dari separuh anggaran AI mereka untuk alat penjualan dan pemasaran, padahal hasil terbaik justru diperoleh dari otomatisasi operasi back-office. Selain itu, riset ini mengungkapkan bahwa membeli solusi AI dari vendor khusus dan bekerja sama dengan perusahaan lain memberikan keberhasilan sekitar 67%, sedangkan perusahaan yang mencoba membangun sistem AI sendiri hanya berhasil sekitar sepertiga dari itu. Hal ini terutama berlaku di sektor keuangan dan industri yang sangat diatur. Melihat ke depan, beberapa organisasi paling maju sudah mulai bereksperimen dengan sistem AI yang lebih canggih yang dapat belajar dan bertindak secara mandiri dalam batas-batas tertentu. Ini menunjukkan bagaimana AI generatif dapat berkembang dan merevolusi dunia bisnis di masa depan, meskipun ada tantangan yang harus diatasi terlebih dahulu.

Analisis Ahli

Aditya Challapally
Perusahaan yang membeli solusi AI dari vendor khusus dan menjalin kemitraan yang tepat memiliki peluang sukses lebih tinggi dibandingkan yang membuat sendiri alat AI mereka.