Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ketegangan Perdagangan AS-China Picu Volatilitas Pasar Saham dan Mata Uang Asia

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (1y ago) investment-and-capital-markets (1y ago)
05 Feb 2025
263 dibaca
1 menit
Ketegangan Perdagangan AS-China Picu Volatilitas Pasar Saham dan Mata Uang Asia
Pasar saham di Asia mengalami penurunan setelah saham China dibuka lebih rendah, di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Investor menjadi lebih berhati-hati karena adanya tarif 10% yang dikenakan AS pada barang-barang impor dari China, yang memicu respons cepat dari Beijing. Meskipun beberapa investor melihat respons China sebagai langkah yang hati-hati, ada kekhawatiran bahwa data aktivitas manufaktur yang lebih lemah dari perkiraan dan penurunan nilai yuan dapat mempengaruhi saham China. Sementara itu, saham Jepang juga mengalami penurunan setelah yen menguat terhadap dolar, dan harga minyak sedikit menurun karena kekhawatiran bahwa perang dagang dapat mempengaruhi pertumbuhan global. Meskipun ada beberapa pemulihan di pasar saham AS, ketidakpastian dalam negosiasi perdagangan antara AS dan China tetap menjadi perhatian utama bagi investor. Beberapa analis percaya bahwa jika tarif dan langkah balasan China ditunda, itu akan baik untuk pasar, tetapi ketegangan dapat meningkat lagi.

Analisis Ahli

Kenny Wen
Jika tarif AS dan tanggapan China ditunda, pasar akan mendapat efek positif, namun perselisihan dapat meningkat kembali.
Marvin Chen
Penundaan negosiasi dapat meningkatkan volatilitas pasar China, tetapi masih ada ruang untuk negosiasi antara AS dan China.