Pasar Saham Asia Tertekan Akibat Ketegangan Dagang AS-China dan Ketidakpastian Global
Bisnis
Ekonomi Makro
05 Feb 2025
267 dibaca
1 menit
Pasar saham Asia mengalami penurunan setelah saham China dibuka lebih rendah, di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Investor menjadi lebih berhati-hati karena adanya tarif 10% yang dikenakan AS pada barang impor dari China, yang memicu respons cepat dari Beijing. Meskipun beberapa investor melihat respons China sebagai langkah yang hati-hati untuk menghindari konflik besar, ada kekhawatiran bahwa data aktivitas manufaktur yang lebih lemah dari yang diharapkan dan penurunan nilai yuan dapat mempengaruhi saham China.
Sementara itu, saham Jepang juga mengalami penurunan setelah yen menguat terhadap dolar, dan harga minyak sedikit turun karena kekhawatiran bahwa perang dagang dapat mempengaruhi pertumbuhan global. Meskipun ada beberapa pemulihan di pasar saham AS, ketidakpastian dalam negosiasi perdagangan antara AS dan China tetap menjadi perhatian utama bagi investor. Beberapa analis percaya bahwa jika tarif dan langkah balasan China ditunda, itu akan baik untuk pasar, tetapi ketegangan dapat meningkat lagi.
Analisis Ahli
Kenny Wen
Jika tarif AS- China ditunda, pasar akan pulih, namun risiko eskalasi masih ada.Marvin Chen
Penundaan negosiasi bisa menyebabkan volatilitas pasar jangka pendek, tetapi negosiasi tetap memungkinkan.