Pasar Saham Bergejolak, Fed Tahan Suku Bunga Walau Inflasi Masih Tinggi
Bisnis
Ekonomi Makro
30 Jan 2025
131 dibaca
1 menit
Pasar saham mengalami penurunan, sementara imbal hasil obligasi jangka pendek meningkat, meskipun pergerakan ini tidak terlalu besar setelah Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, menenangkan kekhawatiran tentang inflasi. Indeks S&P 500 turun 0,5%, Nasdaq 100 turun 0,2%, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,3%. Meskipun ada kekhawatiran awal tentang inflasi, Powell menyatakan bahwa perubahan dalam pernyataan Federal Open Market Committee tidak seharusnya diartikan sebagai sinyal yang berarti. Beberapa perusahaan teknologi seperti Tesla dan Meta menunjukkan kinerja positif, sementara Microsoft mengalami penurunan.
Dalam konteks ekonomi, Powell menegaskan bahwa inflasi masih "sedikit tinggi" tetapi ada kemajuan menuju target 2%. Banyak analis percaya bahwa meskipun ada fluktuasi di pasar, tidak ada tanda-tanda penurunan yang berkelanjutan. Mereka juga mencatat bahwa ekonomi dan pasar tenaga kerja yang kuat dapat mendukung pertumbuhan laba perusahaan. Beberapa perusahaan besar seperti Apple dan T-Mobile juga melaporkan hasil yang lebih baik dari yang diperkirakan, menunjukkan bahwa ada harapan untuk pemulihan di pasar.
Analisis Ahli
Ivan Feinseth
Inflasi menurun secara perlahan dan pasar tenaga kerja yang kuat membantu mendukung harga saham.Scott Colyer
Fed ingin melihat data lebih lanjut meskipun merasa sudah ada kemajuan jangka panjang atas inflasi.Frank Monkam
Tidak ada keputusan Fed yang merusak, ini peluang untuk membuka posisi beli pada penurunan saham.David Russell
Keputusan Fed sedikit hawkish tapi mereka masih menunggu data sampai pertemuan Maret.Seema Shah
Fed menanggapi data dan kebijakan pemerintah yang tidak pasti, langkah menahan suku bunga masuk akal.Sameer Samana
Fed tidak akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat karena ekonomi dan tenaga kerja masih kuat.Greg McBride
Kemajuan ke target inflasi 2% terhenti, dan Fed belum memberikan sinyal pemangkasan suku bunga.Jeffrey J. Roach
Data saat ini menunjukkan Fed akan tahan suku bunga, tapi kondisi ekonomi akan sulit memungkinkan pemangkasan cepat.