Pasar Asia Siap Mengikuti Penurunan Setelah Fed Tahan Suku Bunga
Bisnis
Ekonomi Makro
30 Jan 2025
26 dibaca
1 menit
Saham di Asia diperkirakan akan turun mengikuti pasar AS setelah Federal Reserve memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga. Ketua Jerome Powell menyatakan bahwa mereka tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunga. Di AS, perhatian tertuju pada laporan pendapatan perusahaan teknologi, di mana Tesla menunjukkan harapan peningkatan penjualan, sementara Microsoft mengalami penurunan karena pertumbuhan bisnis cloud-nya melambat. Suku bunga federal funds tetap di kisaran 4,25%-4,5%, dan meskipun inflasi masih dianggap tinggi, tidak ada sinyal jelas tentang perubahan kebijakan.
Di Asia, pasar akan memperhatikan pernyataan dari pejabat bank sentral, termasuk Bank of Japan dan Reserve Bank of Australia, mengenai kemungkinan penurunan suku bunga. Musim laporan pendapatan juga menjadi fokus, dengan investor mengawasi pengeluaran perusahaan pada teknologi kecerdasan buatan. Meskipun keuntungan dari perusahaan besar masih meningkat, pertumbuhannya diperkirakan akan melambat. Selain itu, harga minyak turun setelah adanya pernyataan mengenai tarif dari Kanada dan Meksiko.
Analisis Ahli
Win Thin
Pasar terlalu sensitif terhadap setiap kata dari pernyataan Fed, meskipun ada klarifikasi dari Powell soal inflasi.Shoki Omori
Ada ruang untuk BoJ menaikkan suku bunga lebih lanjut, yang bisa memperkuat nilai yen jika sinyal hawkish muncul.