Minggu ini, sebuah perusahaan asal China meluncurkan DeepSeek, sebuah platform AI baru yang bersaing dengan ChatGPT dan lainnya. Teknologi ini berpotensi membawa lebih banyak orang ke dunia AI dan memperluas pengaruhnya. DeepSeek menggunakan chip H100 dari Nvidia, yang dapat meningkatkan penjualan chip tersebut secara signifikan. Meskipun awalnya menyebabkan penurunan nilai saham perusahaan teknologi besar, banyak yang percaya bahwa DeepSeek dapat mempercepat adopsi AI dengan biaya yang lebih rendah, sehingga lebih banyak perusahaan dan individu dapat menggunakannya.DeepSeek juga memiliki model open-source, yang berarti kode programnya dapat diunduh dan digunakan oleh siapa saja, bahkan di komputer yang kurang kuat. Ini memungkinkan perusahaan kecil dan individu untuk membuat agen AI khusus dengan biaya yang lebih terjangkau. Meskipun masih ada pertanyaan tentang model bisnis dan regulasi di China, DeepSeek bisa menjadi alat yang mengubah cara kita menggunakan AI dan mempercepat transisi ke dunia yang lebih didorong oleh teknologi AI.
DeepSeek menandai titik balik penting dalam ekosistem AI karena menantang dominasi pemain besar dengan model open source yang lebih inklusif dan murah. Jika regulasi dan sensor di China dapat dikendalikan, solusi ini bisa mengakselerasi penetrasi AI ke perusahaan skala kecil dan menengah secara global.