Investor menjual saham teknologi karena khawatir bahwa model AI murah dari China, yaitu DeepSeek, dapat mengancam dominasi pasar perusahaan AI yang berbasis di AS seperti OpenAI dan Google. Pejabat Gedung Putih, termasuk juru bicara Karoline Leavitt, menyatakan bahwa mereka sedang meninjau dampak keamanan nasional dari aplikasi tersebut. Leavitt juga mengatakan bahwa ini adalah panggilan untuk industri AI Amerika agar lebih waspada dan berusaha mempertahankan dominasi mereka.David Sacks, yang bertanggung jawab atas AI dan cryptocurrency di Gedung Putih, menyebutkan kemungkinan pencurian kekayaan intelektual dalam perkembangan DeepSeek. Ia menjelaskan bahwa ada teknik dalam AI yang disebut distilasi, di mana satu model belajar dari model lain. Mantan Presiden Donald Trump juga menekankan bahwa kemunculan DeepSeek seharusnya memotivasi perusahaan-perusahaan Amerika untuk lebih kompetitif dan berinovasi dalam teknologi AI.
Munculnya DeepSeek merupakan tantangan serius terhadap dominasi perusahaan AI Amerika yang selama ini mendominasi pasar global. Ini memaksa perusahaan dan pemerintah AS untuk tidak hanya berinovasi lebih cepat, tapi juga memperkuat regulasi agar teknologi mereka tidak mudah ditiru atau dicuri.