Pasar Saham Bergolak: Nvidia Bangkit, DeepSeek Tantang Raksasa AI AS
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
29 Jan 2025
35 dibaca
1 menit
Pasar saham di Wall Street stabil setelah penurunan tajam yang terjadi pada hari Senin, terutama terkait dengan nilai perusahaan teknologi besar yang berhubungan dengan kecerdasan buatan (AI). Nvidia, salah satu perusahaan teknologi terkemuka, berhasil pulih dengan kenaikan hampir 8% setelah mengalami penurunan 17% yang menghapus hampir Rp 10.02 quadriliun ($600 miliar) dari nilai pasarnya. Meskipun ada kekhawatiran tentang perusahaan baru dari China bernama DeepSeek yang bisa mengancam dominasi teknologi AS, banyak analis melihat ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki pasar setelah periode kenaikan yang panjang.
Di Asia, beberapa pasar mungkin terpengaruh oleh pemulihan di AS, meskipun banyak yang tutup untuk perayaan Tahun Baru China. Sementara itu, Federal Reserve AS mengadakan pertemuan untuk membahas suku bunga, dan diperkirakan tidak akan ada perubahan besar. Selain itu, beberapa perusahaan besar seperti Meta, Tesla, dan Microsoft akan melaporkan hasil keuangan mereka, yang akan memberikan gambaran tentang bagaimana investasi mereka di AI berjalan dan dampak dari persaingan baru yang dibawa oleh DeepSeek.
Analisis Ahli
Ray Dalio
Persaingan AI global akan terus menjadi katalis utama pergerakan pasar saham teknologi, dimana startup China akan mempercepat inovasi sekaligus menciptakan ketidakpastian jangka pendek.Cathie Wood
Penurunan saham Nvidia adalah koreksi wajar dari fase overbought, dan investasi di AI tetap menjadi peluang jangka panjang yang sangat menarik.