Pada hari Selasa, pasar saham AS menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami kerugian besar pada hari Senin. Penurunan tersebut disebabkan oleh peluncuran model kecerdasan buatan (AI) murah dari perusahaan China, DeepSeek, yang dianggap setara atau bahkan lebih baik dari model-model terkemuka di AS. Hal ini membuat investor khawatir bahwa investasi besar dalam teknologi AI oleh perusahaan-perusahaan besar di AS mungkin menjadi tidak relevan jika ada solusi yang lebih murah. Namun, beberapa saham terkait AI, seperti Nvidia, Oracle, dan Broadcom, mulai pulih setelah penurunan tajam sebelumnya.Selain itu, minggu ini akan ada laporan pendapatan dari beberapa perusahaan besar seperti Boeing dan General Motors. Para analis juga memperhatikan keputusan suku bunga dari Federal Reserve yang diharapkan tetap stabil, serta laporan tentang kepercayaan konsumen. Di sisi lain, Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan rencananya untuk mengenakan tarif pada impor chip komputer, obat-obatan, dan baja, yang dapat mempengaruhi inflasi dan kebijakan suku bunga di masa depan.
Peluncuran model AI murah oleh DeepSeek benar-benar mengubah dinamika persaingan teknologi global dan memberi tekanan besar pada perusahaan AS yang telah menginvestasikan miliaran dolar untuk AI. Namun, reaksi pasar yang cepat dan signifikan menandai betapa sensitifnya pasar terhadap inovasi teknologi dan kebijakan ekonomi, yang akan terus menjadi faktor utama dalam pergerakan saham di masa depan.