Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Kripto Tetap Tangguh Meski Suku Bunga Dan Ketegangan Geopolitik Meningkat

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
30 Jul 2026
50 dibaca
3 menit
Pasar Kripto Tetap Tangguh Meski Suku Bunga Dan Ketegangan Geopolitik Meningkat

TLDR

Pasar crypto menunjukkan ketahanan meskipun ada fluktuasi harga yang signifikan.
Tiga anggota Federal Reserve mendukung kenaikan suku bunga, yang dapat mempengaruhi aset berisiko.
Reaksi pasar terhadap laporan pendapatan Microsoft dan Meta dapat memengaruhi sentimen investor lebih lanjut.
Pomodo.id - Pasar kripto menunjukkan ketahanan meski di tengah peningkatan suku bunga dan ketegangan geopolitik. Bitcoin diperdagangkan sekitar $63.915, setelah mencatatkan perubahan kecil, sementara Ether mengalami penurunan tipis sebesar 0.25% sejak tengah malam UTC. Ketenangan ini menyamarkan volatilitas harga yang terjadi menjelang rapat suku bunga Federal Reserve, yang memicu likuidasi besar-besaran pada posisi berleverase. Dalam 24 jam terakhir, sekitar $286 juta dalam posisi dilikuidasi, di mana posisi long menyumbang $186 juta dan short $100 juta.Meskipun level suku bunga tetap tidak berubah, tiga anggota komite suara memilih untuk menaikkan suku bunga. Peningkatan suku bunga cenderung mengurangi daya tarik aset berisiko. Sekitar jam setelah keputusan FOMC, Iran meluncurkan beberapa rudal balistik ke arah tentara AS, mendorong Presiden Donald Trump untuk berjanji akan membalas Iran secara keras. Harga minyak naik, menghapus penurunan sebelumnya, tetapi indeks saham AS seperti S&P 500 dan Nasdaq 100 kini menunjukkan sedikit kenaikan.
Bitcoin
Bitcoin adalah mata uang digital yang memungkinkan transaksi peer-to-peer tanpa memerlukan pihak ketiga, pertama kali diluncurkan pada 2009. Ini sering dianggap sebagai "emas digital" karena fungsi dualnya sebagai alat pertukaran dan penyimpan nilai. Banyak orang keliru beranggapan bahwa Bitcoin hanya digunakan untuk spekulasi; padahal, ia telah menjadi alat investasi dan penyimpanan nilai yang diakui.
Minggu ini, pasar kripto membuka minggu dengan nada positif saat ketegangan di Timur Tengah memberikan sedikit kelegaan bagi aset berisiko. AS dan Iran menghentikan serangan di Selat Hormuz, yang mengakibatkan harga minyak Brent turun dari di atas $100 menjadi sekitar $87 per barel. Pergerakan ini terasa di berbagai kelas aset, dengan indeks Nasdaq 100 dan S&P 500 futures mengalami kenaikan masing-masing 1,36% dan 0,8%. Bitcoin turun menjadi $65.200, meskipun sebelumnya sempat melambung hingga $65.600.Fokus kini juga tertuju pada keputusan suku bunga Federal Reserve yang diharapkan akan diumumkan pekan ini, dengan inflasi berada di level 4,1%. Ketegangan yang telah mereda antara Iran dan AS telah mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga, dengan pasar kini memperkirakan peluang kenaikan sebesar 30,5%, turun dari 37,4% di akhir pekan lalu. Penetapan suku bunga ini menjadi faktor kunci yang dapat mengubah dinamika pasar kripto dan aset berisiko lainnya.Walaupun pasar menghadapi tantangan, seperti ketegangan geopolitik yang meningkat yang dapat memengaruhi harga minyak dan sentimen pasar secara keseluruhan, perkembangan positif dalam situasi di Timur Tengah dan keputusan suku bunga yang cenderung mendukung dapat mendorong pasar kripto untuk melanjutkan tren stabilitas yang terlihat baru-baru ini. Para analis percaya bahwa meskipun ada faktor eksternal yang dapat menyebabkan ketidakpastian, pasar kripto tetap menunjukkan tanda-tanda ketahanan yang dapat menarik investor di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.