Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kripto Turun Karena Fed Fokus Lawan Inflasi Meski Kesepakatan Damai Iran Terjadi

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
18 Jun 2026
1166 dibaca
3 menit
Kripto Turun Karena Fed Fokus Lawan Inflasi Meski Kesepakatan Damai Iran Terjadi

TLDR

Pasar kripto mengalami penurunan meskipun ada berita positif dari kesepakatan dengan Iran.
Federal Reserve menunjukkan kekhawatiran lebih besar terhadap inflasi daripada pertumbuhan, yang berdampak pada pasar kripto.
Bitcoin diperkirakan akan tetap berada dalam kisaran $60.000 hingga $70.000 tanpa katalisator yang jelas.
# Kripto Turun karena Fed Fokus Lawan Inflasi Meski Kesepakatan Damai Iran TerjadiDi tengah gejolak pasar kripto saat ini, para investor memperhatikan perubahan yang terjadi pada mata uang digital seiring dengan kebijakan moneter yang diambil oleh Federal Reserve (Fed) di Amerika Serikat. Meskipun kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran baru saja terjadi, fokus Fed dalam melawan inflasi tampaknya berpengaruh besar pada nilai Bitcoin dan cryptocurrency lainnya.Pada tanggal 1 Oktober 2023, kesepakatan damai antara AS dan Iran diumumkan, yang bertujuan untuk meredakan ketegangan antara kedua negara dan membuka kembali Selat Hormuz. Meski demikian, berita tersebut tidak berhasil mendongkrak harga Bitcoin, yang tetap berada di bawah $66,000 setelah menambahkan 3.4% selama akhir pekan. Dalam waktu yang hampir bersamaan, harga minyak turun lebih dari 4% akibat berita tersebut, menunjukkan bahwa meski ada harapan baru dalam diplomasi, pasar masih merespons dengan kehati-hatian.Mekanisme di balik fluktuasi nilai cryptocurrency seperti Bitcoin sangat tergantung pada kebijakan moneter yang diterapkan oleh Fed. Ketika Fed berfokus pada pengendalian inflasi, mereka melakukan penyesuaian pada suku bunga, yang dapat mempengaruhi biaya pinjaman dan investasi di pasar. Ketika suku bunga naik, investor cenderung lebih berhati-hati dalam berinvestasi di aset yang dianggap berisiko tinggi, termasuk cryptocurrency. Dengan kebijakan yang lebih ketat mengenai suku bunga, itu berarti bahwa potensi keuntungan dari investasi di Bitcoin bisa berkurang, menyebabkan investor menjauh dari aset digital tersebut dan pada gilirannya memicu penurunan harga.Lebih jauh lagi, ketidakpastian geopolitik juga mempengaruhi keputusan investasi. Meskipun kesepakatan damai antara AS dan Iran dapat dipandang positif, faktor-faktor lain seperti konversi mata uang dan dampaknya terhadap ekonomi global bisa membuat investor tetap waspada. Ketika salah satu pihak mengambil langkah untuk memulihkan hubungan, perubahan lain dalam kebijakan moneter atau pasar dapat langsung mempengaruhi sentimen pasar.Pentingnya situasi ini terletak pada dampaknya yang lebih luas terhadap pasar cryptocurrency dan ekonomi global. Dalam konteks yang lebih besar, pengaruh kebijakan Fed terhadap Bitcoin dan aset digital lainnya berpotensi membentuk lanskap investasi di masa depan. Jika suku bunga tetap tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, kita mungkin akan melihat volatilitas yang lebih besar dalam harga cryptocurrency, karena investor beradaptasi dengan lingkungan ekonomi yang lebih ketat. Selain itu, setiap perubahan dalam hubungan internasional yang dapat mempengaruhi harga minyak juga akan terus menjadi faktor penting bagi pasar secara keseluruhan.Artikel ini disintesis dari 5 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.