Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Satu Tahun Regulasi Stablecoin AS: Progres Dan Tantangan Regulasi Kripto

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
20 Jul 2026
58 dibaca
3 menit
Satu Tahun Regulasi Stablecoin AS: Progres Dan Tantangan Regulasi Kripto

TLDR

GENIUS Act menetapkan arahan untuk regulasi stablecoin di AS, meskipun rincian masih dalam proses penyusunan.
Peraturan yang diusulkan termasuk kewajiban KYC bagi penerbit stablecoin, mirip dengan lembaga keuangan tradisional.
Masih ada tantangan mengenai kesepakatan bipartisan terkait ketentuan etik untuk pejabat pemerintah yang terlibat dalam cryptocurrency.
Pomodo.id - Satu tahun setelah disahkannya Undang-Undang Panduan dan Pendirian Inovasi Nasional untuk Stablecoin AS (GENIUS Act), Amerika Serikat mulai membangun kerangka regulasi untuk stablecoin. Meskipun undang-undang ini ditandatangani oleh Presiden Donald Trump, upaya untuk merumuskan aturan konkret bagi penerbit stablecoin masih berlangsung. Situasi ini menimbulkan harapan sekaligus tantangan bagi perusahaan yang mengeluarkan stablecoin.GENIUS Act memberikan arahan bagi bagaimana penerbit stablecoin harus mengelola cadangan dan aspek tata kelola operasional. Namun, hingga saat ini, berbagai lembaga pemerintah, termasuk Kantor Pengawas Mata Uang dan FDIC, masih menyusun rincian aturan yang akan diterapkan. Menurut CEO Crypto Council for Innovation, Ji Hun Kim menyebut pengesahan undang-undang itu sebagai "momen bersejarah." Dia menggambarkan tahun pertama pelaksanaannya sebagai langkah maju, meski lembaga-lembaga tersebut belum sepenuhnya siap menerapkan aturan tersebut.Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa meskipun munculnya stabilitas dan kepercayaan dalam pasar stablecoin, ada kekhawatiran bahwa Tether (USDT), sebagai stablecoin terkemuka berdasarkan volume, mungkin terancam di pasar AS jika tidak melakukan perubahan dramatis dalam dua tahun ke depan. CEO Tether, Paolo Ardoino, sebelumnya pernah menjanjikan kepatuhan terhadap undang-undang tersebut, tetapi hingga saat ini, langkah signifikan untuk memenuhi tuntutan GENIUS Act belum terlihat. Jika tidak melakukan penyesuaian sesuai regulasi yang akan datang, posisi Tether di pasar bisa terancam.
Tether
Tether adalah perusahaan yang mengeluarkan stablecoin USDT, yang dirancang untuk mempertahankan nilai setara dengan dolar AS. Stabilcoin ini memainkan peran penting dalam memberikan likuiditas di pasar kripto. Salah satu kekhawatiran yang sering muncul adalah komposisi cadangannya, di mana sejumlah laporan menunjukkan bahwa sekitar 25% cadangan Tether mungkin diinvestasikan dalam aset yang tidak mematuhi ketentuan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan dan legitimasi USDT di masa depan.
Dengan berkembangnya minat dan penerbitan stablecoin, terdapat banyak perusahaan keuangan tradisional dan kripto yang mencari izin bank kepercayaan di AS untuk mendukung jalur kepatuhan mereka. Meski demikian, satu tahun pelaksanaan UNDANG-UNDANG GENIUS Act seharusnya menjadi tenggat bagi regulator keuangan federal untuk menyiapkan aturan yang jelas, dan hingga saat ini, mereka belum memenuhi harapan tersebut. Ini menjadi masalah yang lebih rumit karena terdapat perbedaan pandangan di antara para pakar dan pelaku industri tentang bagaimana hukum seharusnya ditafsirkan.Persaingan di pasar stablecoin juga menjadi fokus. Saat ini, Circle, penerbit stabilcoin yang berbasis di AS, telah menunjukkan usaha lebih jelas untuk mematuhi regulasi yang akan datang. Hal ini menempatkannya bersaing langsung dengan Tether, yang dihadapkan pada tantangan untuk tetap relevan di pasar. Keberadaan perusahaan seperti World Liberty Financial, yang terkait dengan Donald Trump, menunjukkan adanya model bisnis alternatif di segmen ini, meskipun mereka masih jauh dari posisi teratas di pasar.Menjelang tahun kedua penerapan regulasi stablecoin, industri menantikan arah dan implementasi dari aturan yang telah disusun. Dengan banyak faktor yang terus berubah, baik dalam regulasi maupun di pasar, perkembangan ini sangat penting untuk mempertahankan integritas dan keamanan dalam ekosistem cryptocurrency. Industri kripto harus beradaptasi dengan kejelasan regulasi yang diharapkan dan bagaimana mereka menavigasi tantangan yang ada di depan.Artikel ini disintesis dari 2 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.