Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

IBM Kenalkan Chip 0,7 Nanometer Dengan Transistor 3D Nanostack Terdepan

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
26 Jun 2026
266 dibaca
2 menit
IBM Kenalkan Chip 0,7 Nanometer Dengan Transistor 3D Nanostack Terdepan

TLDR

IBM telah memperkenalkan teknologi semikonduktor sub-1 nanometer pertama di dunia dengan desain transistor baru bernama nanostack.
Teknologi ini dapat memberikan kinerja hingga 50 persen lebih tinggi dan efisiensi energi 70 persen lebih baik dibandingkan chip 2 nm sebelumnya.
IBM memperkirakan bahwa desain nanostack dapat mendukung skala semikonduktor selama satu dekade ke depan.
# IBM Kenalkan Chip 0,7 Nanometer dengan Transistor 3D Nanostack TerdepanTeknologi chip terus berinovasi dengan cepat. Saat ini, IBM telah mengumumkan pengembangan chip dengan ukuran transistor yang sangat kecil, hanya 0,7 nanometer, yang bisa mengubah cara perangkat elektronik kita bekerja.IBM baru-baru ini meluncurkan teknologi chip terbarunya yang disebut nanostack, yang mengandung hampir 100 miliar transistor pada satu chip kecil. Inovasi ini tidak hanya menawarkan performa yang 50% lebih baik dibandingkan generasi chip sebelumnya tetapi juga meningkatkan efisiensi energi hingga 70%. CEO IBM, Jay Gambetta, menyatakan bahwa melalui desain arsitektur nanostack ini, IBM tidak hanya memperkecil ukuran transistor, tetapi juga merevolusi cara chip dibangun, menjaga kinerja yang maksimal sambil menurunkan konsumsi daya.Nanostack adalah teknologi di mana transistor ditumpuk secara vertikal dalam format tiga dimensi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi batasan keterbatasan ukuran transistor dalam teknologi chip tradisional. Biasanya, ukuran transistor yang lebih kecil mengarah ke kinerja yang lebih baik dan konsumsi daya yang semakin efisien. Dengan menempatkan transistor secara vertikal, IBM dapat memaksimalkan penggunaan ruang yang sangat terbatas, mirip dengan cara menumpuk buku di rak untuk menyimpan lebih banyak tanpa memerlukan ruang tambahan. Ukuran chip ini hampir serupa dengan kuku jari kita, namun mampu menyimpan lebih banyak transistor dibandingkan dengan chip sebelumnya yang memiliki ukuran 2 nanometer.Inovasi chip 0,7 nanometer ini berarti bahwa pusat komputasi di masa mendatang dapat menjadi jauh lebih cepat dan hemat energi. Dengan performa yang jauh lebih tinggi, perangkat seperti smartphone dan laptop akan dapat menjalankan aplikasi dengan lebih lancar, sementara IoT (Internet of Things) dan sistem yang lebih terintegrasi memerlukan lebih sedikit energi untuk menjalankan tugas komputasi. Selain itu, teknologi ini akan memberikan dorongan bagi industri semikonduktor yang sudah semakin kompetitif, mendorong perusahaan lain untuk berinovasi dalam tren serupa.IBM berusaha untuk memperkenalkan teknologi ini dalam waktu lima tahun ke depan, yang berpotensi membuka jalan menuju generasi chip yang lebih canggih dan efisien. Dengan kemampuan ini, dunia teknologi tidak hanya bergerak menuju perangkat yang lebih baik dan hemat daya, tetapi juga mendukung perjuangan global dalam mengatasi masalah perubahan iklim melalui pengurangan jejak karbon dari perangkat elektronik.Artikel ini disintesis dari 5 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.