Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

CATL Hadirkan Baterai Modular Sodium-Ion Dan Lithium-Ion Dalam Satu Kotak

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
09 Jun 2026
763 dibaca
2 menit
CATL Hadirkan Baterai Modular Sodium-Ion Dan Lithium-Ion Dalam Satu Kotak

TLDR

CATL memperkenalkan arsitektur baterai baru yang memungkinkan penggunaan baterai natrium dan lithium dalam satu wadah.
Baterai natrium dianggap sebagai alternatif yang lebih baik untuk suhu dingin, dengan performa yang lebih baik dibandingkan baterai lithium di lingkungan ekstrem.
Pengembangan teknologi baterai natrium di China menunjukkan kemajuan menuju penerapan komersial dengan fokus pada durabilitas dan pengurangan biaya.
# CATL Hadirkan Baterai Modular Sodium-Ion dan Lithium-Ion dalam Satu KotakSementara dunia semakin bergantung pada teknologi ramah lingkungan, perusahaan-perusahaan seperti CATL (Contemporary Amperex Technology Co., Limited) sedang berinovasi untuk memenuhi permintaan energi yang berkelanjutan. Dalam upaya terbarunya, CATL menggabungkan dua jenis teknologi baterai, sodium-ion dan lithium-ion, ke dalam satu kotak modular.CATL baru-baru ini menghadirkan baterai modular yang memiliki kemampuan untuk mengakomodasi baik sodium-ion maupun lithium-ion dalam satu paket. Produk ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas dan efisiensi dalam sistem penyimpanan energi. Dengan sodium-ion baterai yang menawarkan alternatif lebih murah dibandingkan baterai lithium-ion, CATL berusaha untuk menjawab tantangan pasokan lithium mineral yang semakin langka. Selain itu, sodium-ion juga menggunakan bahan yang lebih melimpah dan terjangkau, sehingga menarik minat di sektor energi terbarukan.Dari segi ilmiah, teknologi baterai sodium-ion beroperasi dengan menukar ion natrium (Na+) sebagai pengisi daya, menggantikan lithium yang biasa digunakan dalam baterai lithium-ion. Ketika baterai diisi, ion natrium bergerak dari katoda – bagian tempat ion dikumpulkan saat baterai terisi – menuju anoda melalui elektrolit, sebuah medium yang memungkinkan ion untuk bergerak. Ketika baterai digunakan, pertukaran ini terjadi dalam arah yang berlawanan, dan energi yang tersimpan dapat digunakan untuk menggerakkan perangkat elektronik atau kendaraan listrik. Dengan menggabungkan kedua teknologi baterai ini dalam satu kotak, CATL memanfaatkan kelebihan masing-masing, yaitu kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi dari lithium-ion dan biaya yang lebih rendah dari sodium-ion.Implikasi dari inovasi ini sangatlah besar. Pengembangan baterai modular tidak hanya menawarkan efisiensi dalam penyimpanan energi, tetapi juga dapat menjadi solusi untuk diimplementasikan pada skala yang lebih besar, seperti dalam instalasi energi terbarukan dan kendaraan listrik. Dengan meningkatnya pengiriman baterai sodium-ion diharapkan dapat mencapai skala gigawatt-jam pada tahun 2026, memberi dampak signifikan pada industri energi global. Ini memungkinkan lingkungan yang lebih bersih dan pengurangan ketergantungan pada sumber daya mineral yang terbatas.Artikel ini disusun dari 7 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.