US Army Uji Senjata Hipersonik Murah Dengan Peluncur Artileri Yang Diadaptasi
Pomodo.id - US Army telah berhasil menyelesaikan uji coba hipersonik pertama menggunakan Heavy Artillery Test System (HATS), sebuah peluncur yang diubah fungsi dari program Strategic Long Range Cannon (SLRC) yang dibatalkan. Uji coba ini dilakukan pada 30 Juli di Yuma Proving Ground (YPG) di Arizona, yang merupakan fasilitas pengujian militer besar milik Angkatan Darat AS, mencakup lebih dari 830.000 acre. Program ini merupakan kerjasama antara Pusat Peralatan DEVCOM Angkatan Darat AS, Laboratorium Nasional Lawrence Livermore (LLNL), dan lokasi uji. Dalam proyek ini, tim menembakkan Integrated Launch Package (ILP) yang dirancang khusus dari HATS, alih-alih menggunakan rudal hipersonik. ILP adalah paket uji yang diperkuat dan membawa muatan eksperimen. Uji coba ini menunjukkan cara yang lebih cepat dan lebih murah untuk mengevaluasi kinerja muatan hipersonik pada saat dampak.