Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Dan SpaceX Pilih Luar Angkasa Untuk Datacenter AI Masa Depan

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
13 Mei 2026
128 dibaca
1 menit
Google Dan SpaceX Pilih Luar Angkasa Untuk Datacenter AI Masa Depan

TLDR

Pusat data di luar angkasa bisa menjadi solusi untuk masalah energi yang dihadapi oleh pusat data di Bumi.
Kolaborasi antara Google dan SpaceX menunjukkan potensi kemitraan dalam inovasi teknologi baru.
Proyek ambisius seperti Project Suncatcher dapat mengubah cara kita memanfaatkan AI dan komputasi di masa depan.
Google dan SpaceX berkolaborasi untuk mengembangkan pusat data AI di luar angkasa sebagai solusi untuk tantangan infrastruktur dan daya yang semakin meningkat di Bumi.Demand global untuk pusat data diperkirakan akan mencapai 84 GW pada tahun 2027, dengan 27 persen dari permintaan tersebut datang dari beban kerja AI. Kerja sama ini mencakup peluncuran pusat data orbital yang dapat menurunkan biaya dan dampak lingkungan.Langkah selanjutnya adalah peluncuran prototipe satelit oleh Google sebagai bagian dari Proyek Suncatcher pada tahun 2027, dan persiapan SpaceX untuk IPO senilai $1,75 triliun, yang akan mendanai pengembangan lebih lanjut pusat data AI di luar angkasa.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.