Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Perdebatan Di Eropa: Mendorong Uang Digital Euro Untuk Lawan Dominasi Dolar

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
12 Mei 2026
1233 dibaca
1 menit
Perdebatan Di Eropa: Mendorong Uang Digital Euro Untuk Lawan Dominasi Dolar

TLDR

Terdapat perbedaan pandangan antara Beau dan Lagarde mengenai pengembangan stabilcoin di Eropa.
Kekhawatiran terhadap stabilcoin dolar AS seperti USDT dan USDC semakin mendalam di Eropa.
Qivalis berperan penting dalam pengembangan euro digital untuk mengamankan kedaulatan finansial Eropa.
Ada perbedaan pendapat yang tajam antara Wakil Gubernur Bank Sentral Prancis Beau yang mendukung urgen pengembangan uang token euro oleh sektor publik dan swasta dan Presiden ECB Christine Lagarde yang skeptis terhadap stablecoin euro dan lebih memilih digital euro resmi yang siap tahun 2029. Pasar stablecoin saat ini dikuasai oleh token dolar AS seperti USDT dan USDC senilai 310 miliar dolar.Beau mengimbau agar semua pelaku relevan di Eropa bekerja sama untuk membangun token uang euro yang kuat untuk industri keuangan, termasuk kelompok perbankan Qivalis yang berencana meluncurkan digital euro swasta. ECB juga mengumumkan akan membuka layanan tokenisasi uang bank sentral untuk pembayaran grosir sebagai langkah awal pada akhir tahun ini.Perdebatan ini penting karena tanpa keberadaan stablecoin atau digital euro yang kuat, modal Eropa dapat terus mengalir ke aset yang dipatok dolar AS, mengancam kedaulatan moneternya. Langkah berikutnya adalah memperkuat regulasi dan teknologi agar euro tetap kompetitif dan stabil di era ekonomi token.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.