TLDR
Inflasi AS mengalami peningkatan lebih tinggi dari yang diperkirakan. Kevin Warsh diharapkan untuk menjadi Ketua Federal Reserve yang baru. Pasar keuangan menunjukkan reaksi negatif terhadap data inflasi yang lebih tinggi. Inflasi di Amerika Serikat melonjak lebih tinggi dari perkiraan pada bulan April 2024, menyebabkan kekhawatiran baru terkait tren harga barang dan jasa yang meningkat. Data CPI tahunan naik menjadi 3,8%, mengungguli ekspektasi para ekonom yang memprediksi 3,7%. Inflasi inti yang mengecualikan makanan dan energi juga menunjukkan kenaikan signifikan.Laporan resmi dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengungkapkan bahwa CPI bulanan naik sebesar 0,6%, lebih tinggi daripada perkiraan pasar sebesar 0,3%. Core CPI juga meningkat 0,4%, yang menunjukkan tekanan inflasi yang lebih luas dan tidak hanya terbatas pada kategori volatil seperti energi. Investor langsung bereaksi dengan pelemahan harga bitcoin dan penurunan indeks saham.Akibat data inflasi ini, pasar semakin yakin Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada tingkat 3,50-3,75% setidaknya sampai akhir tahun 2024. Hal ini berpotensi menghambat kenaikan suku bunga lebih lanjut di tengah upaya menjaga stabilitas ekonomi dan menurunkan inflasi tanpa memicu resesi. Sementara itu, potensi pergantian pimpinan Federal Reserve dari Jerome Powell ke Kevin Warsh menambah dinamika kebijakan moneter ke depan.