Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Inflasi AS Melonjak Karena Energi, Namun Harga Inti Lebih Terkendali

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
10 Apr 2026
39 dibaca
1 menit
Inflasi AS Melonjak Karena Energi, Namun Harga Inti Lebih Terkendali

TLDR

Inflasi di AS meningkat terutama karena harga energi yang tinggi.
Pasar mulai mengalihkan harapan dari penurunan suku bunga menjadi kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Fed.
Adopsi blockchain berdampak pada struktur privasi dalam teknologi kripto.
Inflasi konsumen di AS naik 0,9% pada bulan Maret, dipengaruhi oleh kenaikan harga energi akibat konflik di Timur Tengah. Data ini diikuti oleh kenaikan tahunan CPI sebesar 3,3%, sesuai dengan prediksi para ekonom. Di sisi lain, inflasi inti yang tidak mencakup makanan dan energi hanya naik 0,2%, lebih rendah dari perkiraan.Kenaikan harga energi menyebabkan volatilitas di pasar dengan harga bitcoin sedikit meningkat dan indeks saham Nasdaq 100 naik tipis. Yield obligasi pemerintah AS 10-tahun tetap stabil, sedangkan ekspektasi investor terhadap kebijakan Fed bergeser dari kemungkinan penurunan suku bunga menjadi penahanan atau kenaikan. CME FedWatch mencatat peluang 99% Fed akan mempertahankan suku bunga di pertemuan April.Perubahan ini penting karena menandakan pasar mengantisipasi kebijakan moneter yang lebih berhati-hati di tengah ketidakpastian geopolitik dan inflasi energi. Investor dan pelaku pasar keuangan kemungkinan akan terus memantau data inflasi untuk menentukan langkah selanjutnya dalam manajemen risiko dan strategi investasi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.