TLDR
Bitcoin menghadapi risiko makro yang dapat mempengaruhi harganya. Kenaikan CPI yang signifikan dapat memicu volatilitas di pasar. XRP dan Solana berada di dekat level resistensi kunci dengan minat institusional yang meningkat. Bitcoin mengalami penurunan momentum setelah mencapai 80.621 dolar AS dan kini diperdagangkan di kisaran 80.000–82.000 dolar AS selama beberapa hari terakhir. Data inflasi April AS yang diantisipasi naik ke 3,7% menjadi perhatian utama pasar. Inflasi yang meningkat dan faktor geopolitik memicu kehati-hatian para investor di pasar kripto maupun tradisional.XRP dan Solana mendekati level resistensi penting dengan XRP sempat menyentuh 1,50 dolar AS, harga yang sebelumnya menjadi titik penolakan. Permintaan institusional terhadap XRP meningkat tajam dengan investasi spot ETF mencapai 25,8 juta dolar AS hari Senin. Sementara itu, kenaikan tajam harga minyak mentah dan penurunan Nasdaq futures menunjukkan sentimen pasar yang risk averse.Perkiraan kenaikan inflasi dan ketegangan geopolitik diperkirakan akan memperbesar volatilitas di pasar global, termasuk aset kripto. Jika XRP dan Solana bisa menembus zona resistensi, mungkin terjadi rally lebih kuat. Namun, data inflasi dan perkembangan geopolitik akan menjadi faktor penentu arah pasar ke depan.