Pasar Kripto Bangkit Setelah Gencatan Senjata AS-Iran Turunkan Harga Minyak
Finansial
Mata Uang Kripto
08 Apr 2026
42 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Gencatan senjata antara AS dan Iran mengurangi ketidakpastian geopolitik dan mendukung kenaikan harga aset berisiko.
Permintaan institusional melalui ETF Bitcoin menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di pasar kripto.
Harga minyak yang masih tinggi dapat membatasi potensi pemulihan di pasar cryptocurrency.
Pasar kripto kembali menunjukkan tren positif setelah gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran yang mengurangi ketegangan geopolitik. Bitcoin naik sekitar 3% dan altcoin seperti ether, XRP, dan solana melonjak lebih dari 5%. Ini didukung oleh penurunan harga minyak yang signifikan dan volatilitas pasar yang menurun.
Iran setuju membuka Selat Hormuz yang merupakan jalur kunci pengiriman minyak, sehingga harga minyak WTI turun hampir 16% ke 95 dolar AS per barel. Penurunan harga minyak ini meredakan kekhawatiran inflasi dan memperlemah sinyal kenaikan suku bunga The Fed, sehingga menciptakan kondisi yang kondusif bagi aset berisiko termasuk kripto.
Meskipun sentimen saat ini positif didukung oleh kemungkinan peluncuran ETF bitcoin Morgan Stanley, pasar perlu berhati-hati karena gencatan senjata masih belum permanen dan harga minyak masih tetap tinggi. Jika risiko geopolitik kembali meningkat, serta tanpa permintaan baru yang kuat, pasar kripto bisa mengalami koreksi atau konsolidasi.
Analisis Ahli
Eric Balchunas
Peluncuran ETF bitcoin Morgan Stanley dapat menjadi titik balik penting yang merefleksikan adopsi institusional yang lebih luas dan meningkatkan stabilitas pasar kripto.


