Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Popularitas Konten Lokal Netflix Naik, Tapi Pajak Dan Bea Masuk Digital Jadi Tantangan

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
12 Mei 2026
1148 dibaca
1 menit
Popularitas Konten Lokal Netflix Naik, Tapi Pajak Dan Bea Masuk Digital Jadi Tantangan

TLDR

Konten lokal di Netflix semakin populer di Indonesia.
Netflix telah berkontribusi signifikan terhadap ekonomi global.
Isu moratorium bea masuk produk digital menjadi perhatian dalam perdagangan internasional.
Netflix berhasil menghadirkan 35 film dan serial Indonesia dalam daftar 10 terpopuler konten non-Inggris di platform mereka pada Januari 2025. Ini menunjukkan naiknya minat penonton Indonesia terhadap konten lokal dan peningkatan porsi konten non-Inggris dari 10% menjadi 33% selama 10 tahun terakhir. Netflix juga mendubbing konten ke dalam 36 bahasa untuk memperluas jangkauan global.Netflix di Indonesia telah terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dan memungut PPN dari pelanggan, tetapi belum membayar pajak penghasilan kepada pemerintah Indonesia. Film digital yang disiarkan lewat Netflix tidak dikenai bea masuk seperti film fisik karena adanya moratorium bea masuk produk digital dari WTO yang berlaku sejak 1998. Namun, perpanjangan moratorium ini gagal diupayakan karena penolakan Brasil.Kegagalan perpanjangan moratorium bea masuk produk digital berpotensi memicu perubahan kebijakan yang bisa menambah biaya bagi layanan digital seperti Netflix. Hal ini bisa berdampak pada harga langganan dan strategi bisnis dalam industri streaming. Di sisi lain, popularitas konten lokal membuka peluang besar bagi ekonomi kreatif Indonesia untuk lebih berkembang dan merambah pasar internasional.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.